Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengakselerasi Gerakan Tanam (Gertam) padi seluas 750 hektar di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, sebagai upaya memperkuat produksi beras nasional dan menjaga momentum peningkatan luas tanam di salah satu lumbung pangan utama Indonesia.
Kementerian Pertanian mengoptimalkan pompa air dan sarana irigasi untuk menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino 2026 guna menjaga produksi pangan nasional.
Kegiatan tanam padi serentak di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang melibatkan pejabat, penyuluh, petani, serta masyarakat setempat di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Selasa (10/3/2026).
Dalam mendukung program swasembada pangan, Polbangtan Gowa berupaya berkolaborasi dengan Universitas Pertahanan melaksanaan Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Program tersebut juga dirancang untuk memperkuat kontribusi generasi muda dalam pembangunan pertanian.
Untuk meningkatkan keterampilan teknis para petani serta memberi wawasan mengenai cara memaksimalkan hasil panen dengan penerapan praktik pertanian modern Kementan gelar Bimtek Brigade Swasembada Pangan di Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan.
Sebagai bentuk komitmen Polbangtan Gowa untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya kepada para petani, pelaku usaha pertanian, dan semua pihak terkait dalam sektor pertanian Polbangtan Gowa menggelar Public Hearing. Acara ini juga bertujuan untuk menggali berbagai masukan, saran, dan harapan dari berbagai pihak yang berkepentingan agar Polbangtan Gowa dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Tim pendamping Brigade Pangan Polbangtan Gowa yang tersebar di Kabupaten Bone, Wajo, Sidenreng Rappang dan Pinrang melaksakan koordinasi dengan satgas swasembada pangan dan pihak dinas pertanian masing-masing kabupaten. Setiap brigade terdiri dari 15 petani milenial yang bertugas mengelola lahan seluas 200 hektar secara terstruktur.
Mentan Amran berlomba adu cepat tanam padi bersama petani Gowa saat menandai dimulainya tanam kembali, setelah sebelumnya melakukan panen padi, Jumat (11/10/2024).