Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik menanggapi laporan Tempo soal adanya pihak dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) dan Kantor Staf Presiden (KSP) yang mengkaji wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu melalui Laboratorium Indonesia 2025.
Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengatakan bahwa tudingan selingkuh yang dilayangkan kepadanya adalah harga yang harus ia bayar atas keberaniannya menegur Presiden Joko Widodo.