Recep Tayyip Erdogan selaku Presiden Turki menyebut Cristiano Ronaldo merupakan korban larangan politik di Piala Dunia 2022 sehingga jarang dimainkan, pernyataan itu ia lontarkan saat menjawab pertanyaan jurnalis tentang perbandingan antara Ronaldo dan Lionel Messi.