Terkini, Makassar — Masyarakat kini tak perlu lagi keluar Sulawesi untuk mendapatkan layanan diagnostik canggih. Primaya Hospital Hertasning menghadirkan fasilitas Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Endoskopi guna memperkuat layanan kesehatan di Indonesia Timur.
Adapun peluncuran fasilitas Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Endoskopi tersebut dilakukan pada Selasa 5 Mei 2026 ditandai dengan Pengguntingan pita oleh Walikota Makassar yang diwakili oleh Asisten I, Andi Irwan Bangsawan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, Direktur Primaya Hospital Hertasning, dr. Oki Yancy, MARS, FISQua dan Chief Medical Officer Primaya Hospital Group, dr. Esther Ramono.
Kehadiran dua fasilitas ini diharapkan mampu mempercepat deteksi penyakit kritis serta meningkatkan akurasi penanganan medis.
Selain itu, layanan tersebut juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke luar wilayah Sulawesi.

Selama ini, keterbatasan akses layanan diagnostik di Indonesia Timur membuat banyak pasien harus menempuh perjalanan jauh ke luar kota bahkan luar pulau untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.
- Tim Hukum Eks Anggota Baznas Enrekang Beberkan Kekeliruan Jaksa: ZIS Bukan Anggaran Negara
- Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni Peringati Hari Buruh Internasional
- Momentum Hardiknas, BNI Perluas Program Beasiswa hingga Wilayah 3T
- Suwardi Nahkodai Kosgoro 1957 Nunukan 2026--2031, Siapkan Program Pemberdayaan Masyarakat
- Dr Aspa Muji Resmi Dilantik Pj Sekda, Langkah Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jeneponto
Berdasarkan Riskesdas 2023, penyakit tidak menular terus meningkat, dengan stroke menjadi salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas dengan prevalensi 7,9 per 1.000 penduduk.
Sementara itu, data Globocan mencatat kanker kolorektal sebagai salah satu kanker dengan beban tertinggi di Indonesia.
Gangguan saluran cerna seperti GERD, ulkus peptikum, dan infeksi Helicobacter pylori juga semakin meningkat.
Asisten I Andi Irwan Bangsawan yang mewakili WaliKota Makassar mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan mutu layanan kesehatan daerah.
“Penambahan fasilitas diagnostik ini membantu menekan rujukan keluar provinsi dan memberikan akses pemeriksaan berkualitas tanpa harus ke kota lain,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
