Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tamsil Linrung, kali ini menjadi fasilitator pertemuan antara Ketua DPD RI Lanyalla Mattalitti dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka Sawerigading Makassar. Selasa, 11 Februari 2020.
Pada pertemuan tersebut, membahas sejumlah agenda penting. Salah satunya mendorong DPD terlibat dalam pendampingan program beasiswa Bidikmisi yang akan berganti nama menjadi Kartu Indonesia Pintar Kuliah.
Tamsil mengatakan, senator yang ada di DPD, datang dari berbagai latar belakang daerah masing-masing, yang pastinya sudah memahami pemerataan kualitas sumber daya manusia yang siap membangun di daerah.
“Kita melihat, ada kecendrungan selama ini sarjana-sarjana kita, memilih tinggal dan bekerja, berkarya di kota. Sehingga pembangunan di kota terus terpacu,” kata Tamsil
Sementara itu, kata dia, di daerah mengalami defisit sarjana dan dampaknya m terjadi ketimpangan. Ini lah yang menjadi problem dan harus mendapatkan perhatian di DPD sebagai lembaga wadah aspirasi daerah.
- Lantik Pengurus PKK, Andi Utta Ajak Perempuan Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Bulukumba
- Bank Sulselbar Pertahankan Peringkat idA+ dari PEFINDO, Outlook Tetap Stabil
- Komar Hadir di AP Pettarani Makassar, Grand Opening Disambut Antusias Warga
- Pemkot Makassar Benahi TPA Antang untuk Kurangi Bau dan Dampak Lingkungan
- Huabao Raih Penghargaan Top CSR Awards 2026 Bintang Tiga, Makin Kuat Komitmen untuk Masyarakat Lingkar Industri
Untuk itu, lanjutnya, DPD perlu mendapatkan kewenangan aspirasi untuk beasiswa KIP Kuliah, dan program-program pendidikan lain, seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), agar tanggungjawab DPD secara kelembagaan semakin konkret.
“Program beasiswa dari pemerintah kami kelola dalam berbagai bentuk pembinaan kepemimpinan, spiritual dan moral. Di bawah arahan tim di Tali Foundation. Sehingga para penerima beasiswa semakin berdaya saing dan siap membangun daerahnya.” tukasnya.
Untuk diketahui, program pendampingan beasiswa sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesabiltas pendidikan. Terutama di tingkat perguruan tinggi yang menurut data, hanya sepertiga lulusan SMA yang dapat melanjutkan ke perguruan tinggi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
