Temu Pendidik Nusantara XIII Perkuat Ekosistem Pendidikan Desa

Temu Pendidik Nusantara XIII Perkuat Ekosistem Pendidikan Desa

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Sementara itu, Penggerak Komunitas Guru Belajar Nusantara, Zaid Buri Prahastyo, memandang bahwa pendidikan sejatinya dibangun melalui hubungan belajar yang setara antara guru dan murid, hadir sebagai pendamping yang bertumbuh bersama, bukan sekadar penyampai materi.

“Saya percaya murid adalah kitab yang belum selesai ditulis, dan yang mereka butuhkan adalah orang yang bersedia duduk di sampingnya, mendengarkan, menemaninya membaca, dan belajar bersama,” tambahnya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan TPN XIII juga datang dari Pemerintah Kabupaten Gowa. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, berharap forum ini mampu menjadi penggerak lahirnya ekosistem pendidikan yang semakin adaptif, kreatif, serta berorientasi pada penguatan karakter dan kualitas sumber daya manusia.

“Mari bersama bergerak, belajar, dan berkolaborasi untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik bagi generasi masa depan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengajak seluruh pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan untuk memanfaatkan TPN XIII sebagai ruang kolaborasi dalam memperkuat kualitas pendidikan yang inovatif dan berpihak kepada murid.

Baca Juga

“Saya mengajak seluruh pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan untuk hadir di TPN XIII ini dan berkolaborasi untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang berkualitas,” tuturnya.

Kepercayaan kepada Sekolah Islam Athirah dan Rumah Sekolah Cendekia sebagai tuan rumah penyelenggaraan TPN XIII menjadi wujud komitmen kedua institusi dalam menghadirkan ruang belajar yang kolaboratif sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan di Sulawesi Selatan.

Pembina Rumah Sekolah Cendekia, Ratna Juita, memandang TPN XIII sebagai ruang bertemunya komunitas belajar dalam membangun fondasi lahirnya inovasi dan transformasi pendidikan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, menyampaikan kepercayaan yang diberikan kepada Athirah menjadi bagian dari komitmen institusinya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan mutu guru melalui kolaborasi dan budaya belajar yang berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti beragam agenda, mulai dari Bincang Pendidikan bersama para pengambil kebijakan dan tokoh pendidikan daerah maupun nasional, sesi Berbagi Praktik Baik oleh guru dan pemimpin pendidikan, Kelas Kompetensi, hingga Cerdas Cermat Guru (CCG) yang memberikan gambaran mengenai pengembangan kompetensi guru di masa depan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.