Tidak Berhenti di George Floyd, Polisi AS Tembak Mati Warga Kulit Hitam di Atlanta

Terkini.id, Jakarta – Seorang pria kulit hitam, Rayshard Brooks meninggal pada hari Jumat lalu setelah ditembak oleh petugas polisi di Amerika Serikat.

Atas insidan penembakan yang fatal tersebut, Kepala kepolisian di Atlanta, Amerika Serikat bahkan mengundurkan diri.

Penembakan terhadap seorang pria Afrika-Amerika adalah sesuatu yang fatal lantaran polisi menembaki pria kulit hitam di depan sebuah restoran layanan tanpa turun (drive-thru).

Baca Juga: Hasil Otopsi Jenazah, George Floyd Tewas Akibat Dicekik Polisi

Rayshard Brooks, 27 tahun, ditembak oleh seorang petugas polisi dalam pergumulan pada Jumat malam, menurut pihak berwenang.

Ini merupakan insiden kematian warga Afrika-Amerika kedua oleh polisi dalam tiga pekan, menyusul kasus George Floyd di Minneapolis yang telah memicu aksi protes menentang rasisme di berbagai belahan dunia.

Walikota Atlanta Keisha Lance Bottoms mengungkapkan, Kepala Kepolisian Erika Shields menyerahkan pengunduran dirinya pada hari Sabtu 13 Juni 2020 seperti dikutip dari BBC.

Pada Sabtu malam, para demonstran menutup jalan raya utama di Atlanta, Interstate-75. Restoran cepat saji yang menjadi lokasi kematian Brooks juga dibakar.

Selama tiga minggu terakhir, orang-orang di seluruh AS telah melakukan aksi protes terkait kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal setelah lehernya ditekan lutut polisi.

Erika Shields telah menjabat sebagai kepala kepolisian sejak Desember 2016 dan telah bekerja di departemen kepolisian Atlanta selama lebih dari 20 tahun. Ia akan terus bekerja di departemen itu dalam peran lain, kata Walikota Bottoms.

“Karena keinginannya agar Atlanta menjadi model reformasi di negeri ini, Shields mengundurkan diri sebagai kepala polisi sehingga kota bisa segera bergerak maju dan membangun kembali kepercayaan yang sangat dibutuhkan di masyarakat kita,” kata Walikota Bottoms dalam sebuah pernyataan.

1 2 3 4
Selanjutnya
Bagikan