Terkini.id, Jakarta – Tim beregu putri Indonesia berhasil mempersembahkan medali perak di ajang bulu tangkis beregu putri di SEA Games Vietnam 2021.
Srikandi Merah Putih harus puas dengan hasil tersebut setelah mereka dikalahkan oleh Thailand di Bac Giang Gymnasium, Vietnam, pada hari Rabu 18 Mei 2022, dikutip kompas.com.
Putri Kusuma Wardani, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Stephanie Widjaja yang menjadi andalan Indonesia di tiga partai pertama tidak mampu meraih kemenangan.
Dengan begitu, Thailand yang tampil dengan kekuatan hampir penuh ini berhasil mengalahkan Indonesia dengan skor 0-3.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, menilai bahwa penampilan para pemain putri Merah Putih sudah cukup maksimal meski mendapatkan medali perak.
- Gowa Indah Badminton Sulses Digelar, Ketua Komisi E Sulsel Akan Jadikan Agenda Tahunan
- Jelang BWF World Tour Finals 2022, PBSI: Tunggal dan Ganda Putra Jadi Nomor Unggulan Indonesia!
- Singapore Badminton Open 2022: Semifinal Ganda Putera Dipenuhi Wakil Dari Indonesia
- Singapore Badminton Open 2022: Berikut Deretan Atlet yang Lolos ke Quarter Final, Siapa Saja Lawannya di QF? Simak Segera!
- Jadwal Singapore Open 2022 Hari Ini - Jojo & Ginting Tanding, Ahsan/Hendra Lakoni Perang Saudara
“Di beregu putri ini saya lihat hasilnya sudah maksimal, tapi memang untuk mengeluarkan seluruh kemampuan itu belum, baru 80 persen,”
“Kalau hasilnya bisa lebih, bisa lebih puas. Tapi, ini sudah mencapai target dan semoga di perorangan mereka bisa lebih baik,” tutur Rionny.
Selain itu Rionny mengatakan, bahwa dua tunggal putri Indonesia yang dimainkan yakni Putri Kusuma Wardani dan Stephanie Widjaja, sebenarnya dapat mengimbangi permainan lawan.
“Evaluasi untuk Putri tadi start-nya sudah baik, mengontrol permainan pun sudah lengkap,” ucap Rionny.
“Hanya, terakhir-terakhir saat memimpin dia bermain aman saja, padahal harusnya lebih kasih tekanan ke lawan agar kesempatan mendapat poin makin banyak,” tutur Rionny
“Untuk Stephanie, harus diakui memang dia mendapat tekanan terlalu besar. Partai penentuan di final dan lawannya bertangan kidal,” tambah Rionny.
Sementara itu, Rionny juga memberikan evaluasi terhadap ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Rionny menganggap wajar kekalahan yang dialami karena Apri/Fadia karena mereka adalah pasangan baru.
“Apri/Fadia di latihan polanya sudah masuk, tapi saat di pertandingan tadi belum keluar. Mereka pasangan baru, jadi masih harus adaptasi. Saya berharap di perorangan bisa menunjukkan yang lebih,” harap Rionny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
