Terkini.id, Jakarta – Oknum Satpol PP Gowa yang belum lama ini gempar karena memukuli pasangan suami istri (pasutri) pemiliki kafe akhirnya meminta maaf.
Adapun hal tersebut ia ungkapkan dalam media sosial pribadinya, di mana ia tampak memohon maaf kepada masyarakat Tanah Air.

Selain itu, Kasatpol PP Gowa, yakni Alimuddin Tiro, juga sudah turut meminta maaf atas kejadian yang melibatkan anggotanya.
“Atas nama kepala satuan Pramong Praja, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Khususnya korban dan seluruh masyarakat,” ujarnya, dikutip terkini.id dari tribunnews pada Jumat, 16 Juli 2021.
Alimuddin menerangkan bahwa oknum Satpol PP Gowa yang memukul wanita hamil bernama Mardani Hamdan dan menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP Gowa.
Menurutnya, atas perbuatan Mardani Hamdan, maka ia akan segera diperiksa oleh Penyidik PNS Satpol PP Gowa.
“Rencana pemeriksaannya paling cepat besok dan paling lambat lusa,” tutupnya.
Kendati demikian, Ivan, suami Riyana, yang keduanya merupakan pasutri korban pemukulan, rupanya belum bisa memaafkan Mardani.
“Saya tidak bakalan menerima permintaan maaf karena betul-betul istri saya histeris, syok berat sampai-sampai dilarikan ke rumah sakit,” tutur Ivan, seperti dikutip dari kanal Youtube tvOnenews.
Setelah kejadian pemukulan tersebut, Ivan mengaku bahwa ia dan istri beserta keluarga mengalami tekanan berat.
Bahkan, ia mengatakan bahwa orang tua istri alias mertuanya mengalami serangan jantung mendengar kabar tersebut.
“Betul-betul tekanan. Anak-anak saya di rumah dan orang tua istri saya di rumah serangan jantung, dia ada penyakit jantung, baru kemarin kami bawa ke rumah sakit. Jadi, tidak ada permintaan maaf,” tegas Ivan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
