Menurutnya, tidak ada persyaratan rumit untuk menjadi agen. Calon pengguna cukup membeli perangkat melalui berbagai kanal resmi, termasuk website, aplikasi, hingga marketplace.
“Buku Agen tidak ada syarat khusus. Bisa langsung dibeli dan jadi milik sendiri. Tidak ada target transaksi tertentu,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa tidak ada kewajiban setoran awal dari perusahaan. Modal sepenuhnya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing agen, terutama untuk kebutuhan saldo transaksi.
Saat ini, jumlah agen BukuWarung di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 250 ribu, dengan sekitar 30 persen berada di wilayah Indonesia Timur, termasuk Sulawesi.
“Sulawesi menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi merchant yang cukup besar. Selain fleksibel, agen juga mendapat cashback yang cukup besar, sehingga menarik bagi pelaku UMKM,” pungkas Riyan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
