Masuk

Udah Gak Nafsu Nyapres, Prabowo: Anak Muda Harus Berani, Gak Harus Saya!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Menhan RI, Prabowo Subianto seolah sudah tidak berambisi lagi untuk maju mencalonkan diri di Pilpres 2024 nanti.

Dirinya bahkan dengan berpendapat bahwa anak muda harus berani maju menawarkan diri di Pilpres 2024 nanti.

Mulanya, Ketum Gerindra Prabowo Subianto bicara soal kriteria capres untuk Pilpres 2024. Menurut dia, ada sejumlah kriteria yang wajib dipenuhi seorang capres di 2024.

Baca Juga: AHY Bicara Soal Target Perolehan Suara Partai Demokrat Jelang Pilpres 2024

Salah satunya, harus WNI serta sehat jasmani dan rohani. Namun, ada suatu kriteria lain yang wajib dimiliki.

“Harus ada sosok yang sungguh-sungguh commit dan setia pada Pancasila dan UUD 1945 seutuhnya. Tidak sebagai mantra tapi seutuhnya,” ujar Prabowo menjelaskan.

“Saya kira itu kriteria yang paling penting. Dan kalau bisa yang berpengalaman,” ujar Prabowo usai bertemu Ketum NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, dikutip dari Kumparan pada Kamis, 2 Juni 2022.

Baca Juga: Soal Sandiaga Uno, Prabowo Subianto: Kalau Mau Pisah, Pisah yang Baik

Prabowo kemudian ditanya oleh awak media, dengan sederet kriteria tersebut, maka capres di 2024 tidak harus Prabowo, Ia pun mengiyakan.

“Ya enggak harus Prabowo ya kan. Siapa saja, masa republik ini…,” kata Prabowo.

Menteri Pertahanan ini mengatakan, dari sejarah ia belajar bahwa tiap warga negara yang memiliki kemampuan maka dia wajib mengabdikan diri pada bangsa dan negara. Termasuk soal menjadi capres.

 

Baca Juga: Prabowo Singgung Kader yang Ingin Tinggalkan Partai Gerindra

“Saya ini belajar dari sejarah. Jadi dalam satu republik yang baik adalah kewajiban setiap warga negara yang mampu fisik, intelek, jasmani dan kondisi ekonomi dirinya dan keluarganya wajib untuk menawarkan diri kepada negara dan bangsa. Jadi wajib. Nah ini yang ingin kita budayakan,” kata Prabowo.

Ia pun ingin anak-anak muda bisa berani mengabdi pada bangsa dan negara.

“Kita ingin anak-anak mudanya tadi itu harus berani menawarkan diri untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tutup dia.