Terkini.id, Makassar – Setelah mengalami pelecehan seksual verbal di media sosial, calon Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi mengajak semua wanita untuk berani melawan pelecehan seksual.
Sebagai satu-satunya perempuan di bursa kontestan Pilkada Makassar ini mengaku pantang kendor dan akan terus berjuang di jalur kebaikan kendati terus dihina dan dilecehkan.
“Kita boleh dihina dan dilecehkan. Tapi senyum kebahagiaan dan semangat pengabdian jangan pernah kendor. Teruslah di jalur kebaikan. Salama’ki,” kata Fatma, Jumat, 27 November 2020.
Mantan anggota DPR RI pun ini mengunggah sebuah poster yang berisi ajakan untuk menghentikan kekerasan verbal di dunia maya (cyber bullying) terhadap perempuan.
“Serendah apapun dirimu dihinakan, jangan berhenti berbuat baik. Stop cyber bullying terhadap perempuan,” kata Fatma.
- Ribuan Jamaah Padati Salat Idul Adha di Claro Makassar, Kurban 8 Ekor Sapi
- Siswa SMP Islam Ranu Harapan Raih Prestasi Nasional, Juara di Patriot Indonesia Taekwondo Championship
- Ribuan Warga Padati Karebosi, Munafri-Aliyah Serukan Kepedulian Sosial di Hari Kurban
- Menteri Hukum RI Sebut UMI Siap Jadi Pusat Pendidikan Kenotariatan Indonesia Timur
- Pimpinan DPRD Sulsel Jamu Kajati Sila Pulungan
Postingan itupun menuai banyak simpati dan dukungan netizen. Dominan dari mereka memuji sikap Fatma yang tabah dan sabar menghadapi tindakan oknum yang diduga merupakan pendukung paslon rival itu.
Seperti yang terlihat di akun fanpage Facebook Hj Fatmawati RUSDI. Beragam reaksi simpati membanjiri kolom komentar fanpage yang telah diikuti oleh lebih dari 10 ribu pengikut itu.
“Fitnah yang mereka lontarkan adalah bukti bahwa mereka tak sebaik ADAMA. Terus maju dan bergerak,” tulis pemilik akun Ibrahim Baing.
“Subhanallah kebesaran hati ibu, selalu bertambah kekaguman kami setiap harinya kepada ibu. Sehat & semangat Q selalu bu Hj. Fatmawati Rusdi, semoga Ibu menjadi wakil wali kota perempuan pertama di Kota Makassar. Amin YRA,” tulis pemilik akun lainnya bernama Bara Sebelass.
Sementara itu, pemilik akun Firdaus Badawi menyebut jika penghinaan dan pelecehan terhadap Fatma tersebut merupakan bukti jika paslon lainnya tak mampu lagi bersaing dengan paslon nomor urut satu itu.
Ia mengatakan dibalik penghinaan itu ada kepanikan yang besar jelang pemungutan suara 9 Desember mendatang.
“Bukti pihak lawan sudah panik karena tidak adalagi bahan kampanyenya, karena apa di sampaikan di pemaparan debat tidak ada dalam visi dan misinya, yang terungkap di debat hanya menghayal aja, dan bercerita dalam mimpi di siang bolong,” tulisnya.
Simpati juga datang dari pemilik akun Jaya Jumala. Ia menyebut jika kesabaran dan ketabahan yang melekat dalam diri Fatma merupakan naluri alami kaum perempuan.
Karakter itulah yang sangat dibutuhkan seorang pemimpin sebab mampu jadi teladan dan punya sifat mengayomi.
“Ibu yg bijaksana penuh kasih dan sayang, inilah bukti perempuan tangguh seperti seorang ibu yg mengasihi dan menyanyangi anak anaknya tanpa dibedakan,” katanya.
“Tetap tegar dlm menjaga, mengayomi, mendidik walau fisik dan batin nya terasa sakit. Semangat Ibu Fatmawati Rusdi, kami semua bersamamu dlm mengemban amanah,” sambungnya lagi.
“Sukseski bu, anjing menggonggong khafila berlalu. Tambah banyak perempuan yg coblos no 1,” tambah pemilik akun Suzy Hamdhan.
Sebelumnya diberitakan, Fatmawati Rusdi menjadi korban pelecehan verbal perempuan, yang diduga kuat diumbar oleh salah satu pendukung kandidat tertentu.
Hal ini terjadi saat debat publik putaran kedua Pilkada Makassar berlangsung, pada Selasa, 24 November 2020 lalu.
Pelecehan verbal tersebut muncul dalam bentuk komentar kasar dan tidak senonoh yang ditujukan kepada Fatma di grup aplikasi pesan WhatsApp “Cerita Pilkada”.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
