Unggah Video Parodi, Abu Janda Tutupi Wajah Rizieq Shihab dengan Emotikon Binatang

Abu Janda
Tangkapan layar parodi Abu Janda terkait Habib Rizieq Shihab. (Foto: Instagram @permadiaktivis2)

Terkini.id, Jakarta – Video ceramah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab soal penghina nabi ikut dikomentari pegiat media sosial, Abu Janda, lewat unggahan di Instagram miliknya, Permadiaktivis2, Rabu 18 November 2020.

Dalam unggahannya, Abu Janda membagikan video parodi yang menampilkan tanggapannya terkait ceramah Rizieq Shihab tersebut.

Dalam video parodinya itu, ia menutupi wajah Rizieq Shihab dengan emotikon binatang.

Kendati wajahnya ditutup, namun dari suara dan cuplikan di video tersebut tampak dengan jelas bahwa sosok itu adalah Habib Rizieq.

Dalam narasi di video itu, Abu Janda menantang Rizieq ke Bandung sendirian jika ingin memenggal kepala penghina Nabi Muhammad SAW.

Menarik untuk Anda:

“Jadi manusia jangan Pengecut.. mau penggal kok nyuruh2 umat? Kalo berani dateng sendiri sini ke Bandung.. Yuk ah ditunggu!” ujar Abu Janda dalam videonya itu.

Selain itu, pria bernama lengkap Permadi Arya tersebut juga memparodikan lagu Lupa-Lupa Ingat karya Kuburan Band.

Dalam parodi lagu tersebut, Abu Janda mengganti lirik ‘lupa’ dengan kata ‘penggal’.

“Penggal.. Penggal, penggal, penggal, penggal saja leherku,” demikian lirik yang tertulis dalam video itu.

“Pasrah.. Pasrah, pasrah, pasrah, kalo itu yang kau mau. Sadis.. Sadis, sadis, sadis kok kamu kayak ISIS,” lanjutnya.

Sebelumnya, beredar video ceramah Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang menyerukan umat Islam memenggal kepala penghina nabi, jika tidak ditindak aparat berwajib.

Dalam video berdurasi 40 detik tersebut, Rizieq menyinggung kinerja pemerintah dan aparat kepolisian yang tidak menindak tegas penghina Nabi Muhammad SAW.

Ia mengatakan jka para penghina nabi dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan kejadian pemenggalan seperti yang terjadi di negara Prancis juga terjadi di Indonesia.

“Saya imbau kepada pemerintah, khususnya kepada Kepolisian kita kasih tau,Kalau tidak mau terjadi peristiwa seperti di Perancis, penghinaan nabi dipenggal, penista-penista agama proses dong,” ujarnya.

Rizieq Shihab menegaskan, jika para penista agama tersebut tidak diproses secara hukum, maka jangan salahkan umat Islam apabila peristiwa pemenggalan seperti di Prancis juga terjadi di Indonesia.

“Kalau tidak diproses, jangan salahkan umat Islam kalau besok kepalanya ditemukan di jalanan,” tegas Rizieq.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tembus TVR11 , Sinetron Ikatan Cinta RCTI Kuasai Lebih dari 38 Persen Penonton

Emak-emak Doakan Fatma Tegar Pasca Dilecehkan Pendukung Kandidat Lain

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar