Terkini.id, Jakarta – Pasca gempa yang terjadi di Cianjur Jawa Barat pada Senin 21 November 2022, sampai hari ini masih terus dilakukan evakuasi. Korban jiwa diperkirakan akan terus bertambah, seperti yang dikatakan oleh kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat tercatat sudah 310 korban jiwa.
“Hasil operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR per hari ini mendapat jenazah sebanyak 17 orang sehingga jumlah meninggal menjadi 310 orang,” diungkapkan Suharyanto, kepala BNPD dalam konferensi pers pada Jumat 25 November 2022.
Belasan korban tersebut ditemukan didua lokasi berbeda yakni warung Sate Shinta dan Desa Cijedil. Hal tersebut disampaikan Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi pada Jumat 25 November 2022.
“Hingga pukul 15.35 WIB, Tim SAR berhasil mengevakuasi 17 korban. Masing-masing sembilan korban di warung sate oleh Tim Alfa dan delapan korban di Cijedil oleh Tim Bravo”, tuturnya.
Selain itu, infrastruktur seperti rumah ibadah dan sarana pendidikan yang rusak pun dilaporkan terus bertambah.Tercatat bangunan rumah ibadah yang rusak sebanyak 144 unit, sedangkan infrastruktur sarana pendidikan (sekolah) sebanyak 363 unit, fasilitas kesehatan 3 unit, dan 6 unit gedung perkantoran.
“Infrastruktur sekolah ada 363 sekolah rusak, 144 tempat ibadah, 3 unit fasilitas kesehatan, dan 16 gedung perkantoran,” ungkap Suharyanto.
Namun untuk sementara tim dari kementrian PUPR masih terus mengkategorikan jumlah pasti infrastruktur yang rusak berat, rusak ringan, dan rusak sedang.
Sumber: tempo.co dan KOMPAS.com
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
