Terkini.id, Sorowako – Operasional pengolahan nikel di PT Vale Indonesia ( INCO), sedang gencar menerapkan prinsip keterbukaan. Tidak cuma itu, wanita juga didorong untuk ikut bergabung menjadi bagian dalam industri tambang yang beroperasi di Sulawesi itu.
Hal itu disampaikan Direktur Process Plant PT Vale Indonesia, Jinan Syakir saat menerima kunjungan tim media visit ke lokasi Plant Maintenance PT Vale Indonesia di Blok Sorowako, Jumat 5 Agustus 2022.
Jinan mengungkapkan, selama ini ada pandangan yang keliru terkait industri tambang yang selalu diisi oleh kaum pria. Padahal, wanita juga bisa bekerja dan mengoperasikan alat alat pertambangan di industri tambang.
“Perempuan yang bekerja di pabrik baru sekitar 8 persen. Target kita itu 17 persen,” ucap Jinan Syakir kepada wartawan.
Menurut dia, wanita justru punya kelebihan ketika bekerja di sektor tambang. Misalnya, jika mengoperasikan alat berat cenderung lebih lembut.
- PT Vale Buka Suara Terkait CSR Pengadaan Ambulance di Lutim, Perseroan Ikut Terdampak
- Jejak Perjalanan ESG PT Vale 2026: Menavigasi Tantangan, Memberi Dampak Besar
- PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Sindikasi Berbasis ESG Setara Hampir Rp13 Triliun
- Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, PT Vale Indonesia Dukung Stranas Stunting dan SDGs Kesehatan
- Halal Bihalal Bersama Forkopimda Luwu Timur, PT Vale Jaga Komitmen untuk Kemajuan Daerah
Selain perempuan, dia juga menegaskan soal PT Vale yang mengutamakan warga lokal untuk bekerja. Saat ini, terang dia, sekitar 87 persen karyawan adalah warga lokal Luwu Timur. Bahkan, sekitar 99 persen lebih pekerja di Vale adalah warga Indonesia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
