Viral Ucapan Lawas SBY: Orang yang Tuduh Pemilu Curang, Dulu Juga Sering Curang

Viral Ucapan Lawas SBY: Orang yang Tuduh Pemilu Curang, Dulu Juga Sering Curang

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan ucapan lawas Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menyinggung soal orang-orang yang menuduh Pemilu curang, viral di media sosial.

Video ucapan lawas SBY singgung orang-orang yang menuduh Pemilu curang, viral usai diunggah akun twitter @tukangrosok_, seperti dilihat pada Rabu 21 September 2022.

Dilihat video itu, tampak sepenggal ucapan SBY menyinggung orang-orang kerap menuduh pemilu curang.

Menurut SBY, orang-orang yang menuduh pemilihan umum diwarnai kecurangan tersebut dulunya juga sering berbuat curang.

“Saya dan teman-teman sering berbicara, jangan-jangan orang yang mudah sekali menuduh Pemilu curang, Pemerintah curang, itu dulu juga sering curang,” ujar SBY dalam video lawasnya tersebut.

Viral Ucapan Lawas SBY: Orang yang Tuduh Pemilu Curang, Dulu Juga Sering Curang
Baca Juga

Diketahui, pernyataan SBY baru-baru ini yang mengaku mendengar dan mengetahui adanya tanda-tanda Pemilu 2024 curang menuai perhatian publik.

Lantaran mengetahui adanya tanda-tanda Pemilu 2024 tidak jujur, SBY pun mengaku siap turun gunung untuk mempersiapkan momen pemilihan umum tersebut.

“Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilu 2024 mendatang?” ucap SBY dalam video pidatonya yang viral usai diunggah akun instagram @jayalah.negeriku.

SBY pun menjelaskan alasan dirinya harus kembali turun gunung lantaran mendengar dan mengetahui adanya tanda-tanda bahwa Pemilu 2024 mendatang tidak jujur dan tidak adil.

“Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil,” ungkapnya.

Ia pun menjelaskan, kecurangan pada pemilu 2024 nantinya yakni pemilihan presiden akan diatur sesuai keinginan koalisi pemerintahan.

Adapun pemilu itu nantinya, kata SBY, hanya ada dua pasangan Capres maupun Cawapres sesuai dengan kehendak dari mereka.

“Konon akan diatur dalam Pemilihan Presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka, dua pasangan Capres dan Cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka,” jelasnya.

Oleh karenanya, menurut SBY, Partai Demokrat selaku partai oposisi dari pemerintahan Jokowi jangan berharap bisa mengajukan Capres dan Cawapres di Pemilu 2024 nantinya.

“Informasinya, Demokrat sebagai oposisi jangan harap bisa mengajukan Capres Cawapresnya sendiri, bersama koalisi tentu saja. Jahat bukan? Menginjak-injak hak rakyat bukan?” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.