Waspada, Kendati Harga Emas Naik tapi Tren Bearish Belum Berlalu!

Terkini.id, Jakarta – Waspada, kendati harga emas naik tapi tren bearish belum berlalu! Semringah tipis melanda harga emas dunia yang naik pada perdagangan kemarin, Selasa 14 September 2021. Kendati demikian, para ekonom dunia memprediksi ke depan risiko koreksi atau bearish sepertinya masih bisa terjadi dalam intensitas tinggi.

Kemarin, harga emas dunia di pasar spot tercatat 1.804,26 dolar AS per troy ons. Naik 0,6 persen ketimbang posisi hari sebelumnya.

Pekan lalu, harga logam mulia (LM) ambles lebih dari dua persen. Minggu ini, harga emas berhasil bangkit dan secara mingguan sudah membukukan kenaikan 0,56 persen.

Baca Juga: Smile! Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 per gram hari...

Para ekonom bilang, ‘badai’ terhadap emas belum berlalu. Ke depannya, risiko penurunan harga emas masih terbuka lebar.

Analis Komoditas Reuters Wang Tao menjelaskan, tren bearish sejak harga menyentuh 1.833,8 dolar AS pada 3 September 2021 lalu belum finish. Koreksi tersebut akan terbagi dalam lima gelombang, yang menjadi bagian pertama dari penurunan yang lebih dalam.

Baca Juga: Seminggu Meluncur Turun, Ini Daftar Harga Emas Antam per Jumat...

“Sekarang, harga emas sedang dalam fase rebound setelah koreksi pekan lalu. Namun, setelah rebound ini selesai harga emas akan melanjutkan tren penurunannya,” imbuhnya, seperti dilansir dari Reuters via CNBC, Rabu 9 September 2021.

Wang Tao mengatakan, saat ini harga emas memang sudah menembus titik resistance 1.800 dolar AS per troy ons. Kendati demikian, bukan berarti risiko koreksi sudah ‘out’. Pasalnya, penembusan ke bawah 1.800 per troy ons masih sangat mungkin terjadi.

Titik support harga emas, beber Wang Tao, ada pada 1.782 dolar AS per troy ons. Penembusan di titik ini bakal membawa harga anjlok ke kisaran 1.757 dolar AS hingga 1.767 dolar AS per troy ons.

Baca Juga: Harga Emas LM Antam Senin 30 Agustus 2021, Naik atau...

Berdasarkan grafik harian, imbuhnya, harga emas diperkirakan bergerak ke arah batas bawah 1.684 dolar AS per troy ons.

“Saat harga tembus ke bawah 1.800 dolar AS per troy ons, maka target selanjutnya ada di rentang 1.739 dolar AS hingga 1.773 dolar AS per troy ons,” ungkap Wang Tao.

Sementara itu, mengutip logammulia.com via Kontan.co.id, Rabu 15 September 2021, harga emas Antam 24 karat di Butik Emas Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 4 ribu per gram. Kemarin, Selasa 14 September 2021, harga emas Antam Rp 932 ribu per gram, hari ini harga naik menjadi Rp 936 ribu per gram.

Di lain sisi, harga buyback emas Antam sama Butik Emas, Logam Mulia, naik Rp 5 ribuper gram dari sebelumnya Rp 822 ribu per gram. Dengan demikian, harga buyback emas Antam menjadi Rp 827 ribu per gram. Selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 109 ribu per gram.

Seperti diketahui, selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya, yaitu harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika konsumen maupun investor membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.

Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka harus membayar Rp 936 ribu per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas itu cuma dihargai Rp 827 ribu per gram sama Logam Mulia.

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut jika benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Bagikan