4. Mengembangkan Kebiasaan Positif
Membentuk kebiasaan berkendara yang aman, seperti memeriksa kendaraan sebelum digunakan, menjaga jarak aman, dan menghindari perilaku berkendara yang berbahaya.
5. Memupuk Kepedulian Sosial
Mendorong masyarakat untuk menjadi duta keselamatan berkendara di lingkungan mereka, sehingga mereka bisa memberi pengaruh positif bagi teman-teman dan keluarga.
“Program ini biasanya dikemas secara menarik melalui simulasi, pelatihan praktik, dan penyuluhan teori agar mudah dipahami dan diterapkan karyawan perusahaan,” ujar Habib.

- Dirgahayu Yonif 726 Tamalatea, Kapolres Jeneponto Tegaskan Sinergitas TNI Polri Tak Pernah Layu
- Bukan Tentang Trofi, Tapi Harapan, Kisah Megah Cape Verde di Piala Dunia 2026
- YBM PLN UID Sulselrabar Resmikan Griya Singgah Pasien Makassar, Ada Hunian Gratis bagi Pasien Dhuafa dan Keluarganya
- Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Dukung Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
- YBM PLN UID Sulselrabar Gelar Khitanan Massal dan Berbagi Kado Anak Yatim Dhuafa
Lebih lanjut, Habib menyampaikan sejumlah harapan dari pihaknya terkait program safety riding Honda bagi karyawan perusahaan tersebut, diantaranya:
1. Menciptakan Generasi Pengendara yang Berbudaya Keselamatan
Membentuk generasi yang menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama dalam aktivitas sehari-hari di jalan raya.
2. Mengurangi Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan berkendara, diharapkan jumlah kecelakaan yang melibatkan remaja dapat berkurang secara signifikan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
