Terkini, Makassar — Honda terus menggencarkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui implementasi Kurikulum Teknik & Bisnis Sepeda Motor (KTBSM) Astra Honda.
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) selaku main dealer motor Honda di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon (Sulselbartrabon) kembali mengumumkan jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Balai Latihan Kerja (BLK) di area Amso Sulsel.
Hingga Oktober 2025, Asmo Sulsel telah membina 93 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 12 Balai Latihan Kerja (BLK) yang tersebar di Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon.
Angka ini meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya yang baru mencatatkan 21 SMK binaan.
Pertumbuhan jumlah sekolah dan BLK binaan ini sejalan dengan visi Asmo Sulsel untuk menghadirkan tenaga kerja yang siap terjun ke dunia industri, khususnya pada bidang otomotif roda dua.
Melalui pembinaan ini, para siswa dan peserta pelatihan mendapatkan kesempatan untuk mengasah keterampilan praktis serta pengalaman langsung di lapangan.
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Laba Tumbuh 32 Persen, PT Vale Lanjutkan Transformasi sebagai Perusahaan Mineral Berkelanjutan
- Komisi IX DPR RI Himpun Masukan RUU Ketenagakerjaan di Sulteng, BPJS Tekankan Perlindungan Pekerja
- Dukung SDGs dan Pelestarian Lingkungan, PNM Tanam 29.000 Pohon Secara Nasional
Anton Prihatno, selaku Technical Service Manager Asmo Sulsel, menegaskan bahwa peningkatan kerja sama dengan SMK dan BLK merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan industri yang berkembang pesat.
“Kami ingin menggencarkan kolaborasi dengan sekolah-sekolah vokasi di berbagai wilayah. Pertumbuhan jaringan AHASS di wilayah cakupan kami memerlukan SDM berkualitas, dan tentu saja kami berharap lulusan SMK binaan, terutama jurusan TBSM, bisa menjadi bagian dari kebutuhan tersebut,” jelas Anton.
Tidak hanya bermanfaat bagi Asmo Sulsel, kerja sama ini juga membawa dampak positif bagi sekolah binaannya.
Para siswa memiliki kesempatan lebih besar untuk menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di jaringan AHASS, sehingga bisa merasakan langsung bagaimana standar industri otomotif diterapkan. Hal ini membuat mereka lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus.
Selain dengan SMK, Asmo Sulsel juga aktif membina BLK di berbagai daerah. Upaya ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan nonformal yang berorientasi pada keterampilan.
“Melalui BLK binaan, kami ingin membekali peserta dengan pengetahuan otomotif terkini, sehingga mereka tidak hanya memiliki keterampilan dasar, tetapi juga siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi di dunia sepeda motor Honda,” tambah Anton.
“Langkah ini mendapat sambutan positif dari sekolah-sekolah dan BLK binaan. Dengan semakin luasnya jangkauan SMK dan BLK binaan, Asmo Sulsel berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang terampil, berdaya saing tinggi, dan siap menghadapi dunia kerja, khususnya dalam industri otomotif roda dua,”tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
