Terkini.id – Saat terjebak di lingkungan kerja yang toxic, seseorang akan merasa terus tertekan dan tidak dapat berkembang. Oleh karena itu, saat menyadari bahwa kita ternyata sedang berada di lingkungan kerja toxic, segeralah ambil tindakan. Jangan sampai, kita malah semakin terjebak dalam lingkungan tersebut.
Berikut ini adalah hal-hal yang bisa dilakukan saat menghadapi lingkungan kerja yang toxic:
1. Rehat sejenak dan dinginkan pikiran
Setelah sekian lama menahan diri di lingkungan kerja toxic, akan tiba saatnya ketika kita akan merasa sangat lelah bahkan tidak ada semangat untuk bekerja.
Saat itu terjadi, ambillah rehat sejenak. Manfaatkan cuti dan gunakanlah kesempatan untuk mendinginkan pikiran.
- PT Vale Tetap di Jalur Pengurangan GRK, Penurunan Emisi Karbon Berlanjut di 2025
- Beasiswa Anak Asuh PT Vale Wujudkan Mimpi Ribuan Anak Terancam Putus Sekolah di Sorowako
- Mercure Wedding Expo 2026 Resmi Dibuka, Paket Pernikahan Mulai Rp25 Juta
- Sambut Umrah Musim Depan, Lion Air Buka 6 Kali Penerbangan Makassar-Saudi Dalam Sepekan
- BookCabin Travel Fair Dimulai dari Makassar, Pengunjung Berburu Promo hingga Fash Sale Tiket Liburan dan Umrah
Setelah pikiran sudah cukup tenang, pertimbangkanlah baik-baik.
Seberapa suka kita pada pekerjaan tersebut?
Apakah lingkungan kerja itu masih bisa membuat kita berkembang dan baik bagi karier kita ke depannya?
Dan yang terpenting, apakah kita sanggup untuk terus bertahan dalam lingkungan kerja tersebut?
2. Pertimbangkan langkah selanjutnya
Setelah menimbang-nimbang hal yang personal di atas, maka selanjutnya putuskanlah langkah selanjutnya.
Jika kita memutuskan untuk melanjutkan pekerjaan, ada dua pilihan yang bisa kita lakukan.
Pertama, cuek saja dan fokus menyelesaikan tugas-tugas kita dengan profesional.
Kedua, konfrontasi masalah.
Pertimbangkanlah dengan baik untung-ruginya kedua pilihan tersebut.
Tanyakanlah pada diri sendiri beberapa pertanyaan berikut:
Pilihan mana yang akan menimbulkan lebih sedikit masalah?
Pilihan mana yang akan membuat kita bisa lebih tenang dalam melakukan pekerjaan?
Pilihan mana yang sanggup kita tangani?
3. Abaikan lingkungan, fokus saja melakukan tugas-tugas dengan profesional
Jika kita memutuskan cuek dan fokus melanjutkan pekerjaan, pastikan bahwa kita cukup kuat untuk mengabaikan masalah-masalah di sekitar.
Misalnya, jika rekan kerja selalu menyindir berlebihan atau selalu bercerita hal buruk di belakang kita, apakah kita akan sanggup cuek dan mengabaikan hal tersebut?
Saat memilih langkah ini, maka kita harus menanamkan dalam pikiran bahwa hal di luar pekerjaan adalah hal yang tidak penting.
Dengan kata lain, kita hanya akan benar-benar fokus mengurusi masalah dan tugas kita.
Kita harus menutup mata dan telinga pada hal-hal yang bisa mengganggu pekerjaan kita.

4. Konfrontasi masalah
Jika kita merasa bahwa kita bukanlah orang yang sanggup memendam masalah, maka konfrontasilah masalah tersebut.
Kemukakan hal-hal yang membuat kita tidak nyaman.
Tapi ingat, jika kita memilih langkah ini, hadapilah dengan kepala dingin.
Fokuslah memecahkan masalah, bukan menyerang satu sama lain.
Jika yang menimbulkan lingkungan toxic tersebut adalah sikap rekan-rekan kerja, maka masalahnya mungkin akan lebih mudah.
Jika dialog dengan rekan tersebut tidak berhasil, maka kita bisa berbicara dengan atasan sesuai prosedur yang berlaku.
Namun, jika yang bermasalah adalah pimpinan perusahaan, maka butuh keberanian besar untuk angkat bicara.
Maka, pastikan kita siap dengan semua risiko atas pilihan kita
5. Mengundurkan diri alias resign
Jika kita sudah berusaha menyelesaikan masalah namun tidak ada perubahan, maka jangan merasa ragu untuk mempertimbangkan resign.
Kita mungkin memang akan merasa ragu untuk meninggalkan pekerjaan yang disukai.
Namun, ingatlah bahwa lingkungan kerja yang toxic hanya akan akan menahan kita untuk berkembang.
Sebelum resign, pastikan bahwa kita punya cukup tabungan untuk menghidupi kita selama mencari kerja baru.
Pastikan pula untuk mempersiapkan hal-hal yang kamu butuhkan untuk melamar kerja baru dengan matang.
Hal ini penting agar kita tidak terlalu lama menganggur.
Itulah, beberapa hal yang bisa dilakukan saat menghadapi lingkungan kerja yang toxic.
Pastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil penuh dengan pertimbangan.
Jangan sampai kita mengambil keputusan dengan kepala panas sehingga nantinya akan berakhir menjadi penyesalan.
Ingat pula bahwa kesehatan mental dan perkembangan diri kita adalah hal yang paling penting dalam karier.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
