Terkini.id, Jakarta – Lingkungan kerja yang toxic akan menghambat perkembangan kita sehingga karier kita pun akan jalan di tempat.
Oleh karena itu, jika mendapati lingkungan kerja yang toxic, maka sebaiknya kita segera mundur demi masa depan karier kita sendiri.
Seseorang yang terjebak di lingkungan kerja yang toxic terkadang tidak sadar dan menganggap bahwa masalah datang dari dalam dirinya.
Padahal, sebenarnya masalah ada lingkungan yang membuatnya tertekan dan tidak berkembang.
Akibatnya, banyak yang terjebak berakhir stres berat atau pun tidak mengalami kemajuan dalam karier.
- PT Vale Tetap di Jalur Pengurangan GRK, Penurunan Emisi Karbon Berlanjut di 2025
- Beasiswa Anak Asuh PT Vale Wujudkan Mimpi Ribuan Anak Terancam Putus Sekolah di Sorowako
- Mercure Wedding Expo 2026 Resmi Dibuka, Paket Pernikahan Mulai Rp25 Juta
- Sambut Umrah Musim Depan, Lion Air Buka 6 Kali Penerbangan Makassar-Saudi Dalam Sepekan
- BookCabin Travel Fair Dimulai dari Makassar, Pengunjung Berburu Promo hingga Fash Sale Tiket Liburan dan Umrah
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui seperti apa ciri-ciri lingkungan kerja yang toxic.
1. Tidak bebas mengeluarkan pendapat
Lingkungan kerja yang toxic memiliki budaya komunikasi yang sangat buruk sehingga membuat orang sulit mengeluarkan pendapat.
Hal ini bisa jadi disebabkan oleh atasan maupun rekan yang tidak menghargai pendapat-pendapat baru atau berbeda.
Saat berdialog mengenai suatu masalah pun, dialog tidak berjalan untuk menemui solusi tapi malah saling menyerang satu sama lain.
Alhasil, setiap perbedaan pendapat akan menimbulkan ketegangan sehingga orang-orang semakin enggan bersuara.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
