Terkini.id, Jeneponto – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jeneponto diawali pencanangan dan pemberian vaksin covid -19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, bertempat di ruang Pola Panrannuanta Kantor Bupati Kabupaten Jeneponto.
Dari 31 orang yang mendaftar hanya 25 orang yang lolos dari pemeriksaan untuk bersyarat divaksin Covid-19, 6 orang dinyatakan ditunda.
Pelaksanaan vaksinasi dilanjutkan dengan peserta tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Jeneponto.
Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Jeneponto, Suryaningrat, baru 68 orang tenaga kesehatan yang sudah divaksin tahap pertama.
“Data terakhir tenaga kesehatan yang sudah di vaksin sebanyak 68 orang,” kata Suryaningrat yang juga Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto, Rabu 3 Februari 2021.
- Kabupaten Jeneponto Diguncang Dua Peristiwa Kebakaran Dalam Sehari, 1 Warga Meninggal Dunia
- Lanjutan Kasus Pungli hingga Miliaran di Dinas Perkimtan Gowa, Giliran Ketua Kadin Diperiksa di Polres
- Ketua DPRD Sulsel Siap Kawal Aspirasi BADKO HMI Sesuai Kewenangan Pemerintah
- Melihat Bagaimana Politik Mempengaruhi Akses dan Keadilan dalam Sistem Kesehatan di Indonesia
- Pemkot Makassar Siap Bersinergi Wujudkan Sekolah Unggulan SMP-SMA Boarding School
Pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga kesehatan yang sudah berlangsung sejak Senin, 1 Februari 2021 termasuk lambat.
Ditanya terkait masih kurangnya tenaga kesehatan yang divaksin, Suryaningrat mengatakan karena belum serentak melaksanakan.
“Belum dilaksanakan serentak, saat ini kami masih melakukan distribusi vaksin, distribusinya mungkin besok baru selesai,” ungkap Suryaningrat.
Saat ditanya berapa dosis vaksin yang di distribusikan ke setiap Puskesmas, Suryaningrat menjelaskan jumlah vaksin yang didistribusikan ke setiap Puskesmas.
“Total vaksin yang keluar, Selasa tanggal 2 Februari 2021 sebanyak 250 dosis, PKM Togo-Togo 60 dosis, Tarowang 50 dosis, Tino 45 dosis, Arungkeke 55 dosis, sekarang kita lanjut mendistribusikan, jumlah vaksin yang didistribusikan yakni, PKM Tamalatea 100 vial, Bontoramba 50 vial, Bulusibatang 20 vial, Bangkala 100 vial, Kapita 40 vial, Buludoang 50 vial dan Barana 50 vial, total vaksin sinovac yang keluar har ini, Rabu, 3 Februari 2021 sebanyak 410 vial, jadi baru 11 PKM, besok kita akan tuntaskan pendistribusian ke 8 PKM,” jelasnya.
Lebih lanjut Suryaningrat menyampaikan, vaksin untuk tenaga kesehatan di tumah sakit umum daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang belum didistribusikan.
“Belum didistribusikan, rencananya Jumat,” ujarnya.
Diketahui, secara nasional pasca vaksinasi perdana kepada Presiden Joko Widodo pada Rabu, 13 Januari 2021, maka vaksinasi selanjutnya difokuskan bagi tenaga kesehatan, sebagai kelompok prioritas yang rawan terpapar Covid-19.
Dimana dalam kurun dua pekan sejak vaksinasi Covid-19 pertama kali, lebih dari 500 ribu tenaga kesehatan telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.
Untuk mempercepat vaksinasi bagi tenaga kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar vaksinasi massal di sejumlah kota, yaitu Yogyakarta, Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Semarang, Denpasar, dan Manado.
“Antusiasme lebih dari lima ratus ribu tenaga kesehatan, termasuk yang telah mengikuti kegiatan vaksinasi massal, menunjukkan respon yang sangat positif dari para nakes dalam mendukung program vaksinasi ini. Beberapa kendala teknis yang sempat muncul di awal-awal, tidak menyurutkan optimisme mereka terhadap keamanan dan manfaat vaksin dalam memberikan perlindungan terhadap Covid-19,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk vaksinasi COVID-19, dr. Siti Nadia Tarmizi dalam rilis tertulisnya yang dikirim Tim Komunikasi Publik Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada Senin 1 Februari 2021, lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
