Terkini.id, Jeneponto – Update data penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jeneponto, orang dalam pemantauan (ODP) dan warga pendatang terus mengalami peningkatan.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Harian Tim Gugus Tugas percepatan penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir, Senin, 27 April 2020, saat ditemui di posko Puskodalops Covid-19 Jeneponto.
“Jumlah ODP 340 orang, 287 selesai pemantauan dan 53 orang dalam pemantauan, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 13 orang, 2 orang dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, yang 2 orang itu hasil swabnya sudah terkonfirmasi Negatif,” ungkap Dandim 1425 Jeneponto ini.
Menurutnya, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di RS Labuang Baji Makassar, kondisinya semakin membaik.
“Alhamdulillah pasien yang dirujuk ke RS Labuang Baji kondisi kesehatannya semakin bagus, tinggal menunggu hasil swab yang kedua, mudah-mudahan hasil negatif. Kalau hasilnya negatif akan dikarantina dulu beberapa hari sesuai SOP penanganan Covid-19,” jelasnya.
- Ini Empat Nama Diumumkan Sebagai Calon Sekretaris Daerah Jeneponto
- Hasil Seleksi Administrasi Calon Sekda Jeneponto Telah Diumumkan, Empat Nama Lolos
- Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Jeneponto
- Gubernur Sulsel Serahkan Rp13,5 M untuk Revitalisasi Stadion Turatea dan Infrastruktur Jeneponto
- Wakil Gubernur Sulsel Serukan Pendampingan dan Data Akurat untuk Tekan Stunting di Jeneponto
Sementara, data warga pendatang di Kabupaten Jeneponto, menurut Letkol Inf Irfan Amir, meningkat signifikan.
“Untuk data warga pendatang, 26 April 2020 sebanya 2.480 orang, hari ini 27 April 2020 bertambah 120 orang, sehingga jumlah total warga pendatang sebanyak 2.600 orang yang mengisi blanko wajib lapor yang tersebar dari 113 desa dan kelurahan di 11 kecamatan,” ungkapnya.
Dengan meningkatnya ODP dan warga pendatang, Letkol Inf Irfan Amir mengimbau kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam memutus penyebaran Covid-19 dengan cara melarang keluarga untuk mudik.
“Saya sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19 di Jeneponto dengan menyampaikan kepada keluarganya yang di luar daerah untuk tidak mudik, apalagi yang dari daerah zona merah,” harap Letkol Inf Irfan Amir.
Ia juga sangat mengharapkan agar warga pendatang untuk mengikuti protap penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.
“Kita akan perketat pengawasan terhadap warga pendatang dengan mengarahkan Pemerintah Kecamatan, Kelurahan dan Desa beserta Babinsa bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas untuk memastikan warga pendatang itu mengikuti SOP penanganan pencegahan penyebaran Covid-19, kita juga sangat mengharapkan kesadaran bagi warga pendatang untuk tetap dirumah dan tidak kemana-mana, ini demi kesehatan keluarga dan masyarakat pada umumnya,” tutup Letkol Inf Irfan Amir.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
