8 Poin Bantahan Kemenlu Soal Tuduhan Kampanye Habib Rizieq

10 alasan habib rizieq
Habib Rizieq Syihab

Terkini.id, Makassar – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab membeberkan adanya upaya Kementerian Luar Negeri yang mengajak para staf dan seluruh pekerja di KBRI Arab Saudi mendukung Paslon 01 Jokowi.

“Sangat kita sesalkan beberapa waktu yang lalu Menlu datang ke Saudi Arabia, kemudian melakukan pertemuan baik di KBRI maupun di KJRI selanjutnya Menlu tanpa malu-malu, tanpa sungkan-sungkan, secara terang-terangan mengajak para staf dan seluruh pekerja yang ada di KBRI maupun KJRI agar bekerja keras memenangkan paslon 01 yaitu Jokowi,” ujar Rizieq melalui video yang beredar.

Video Habib Rizieq tersebut ditayangkan dalam siaran Front TV, seperti dilansir terkini.id pada Selasa 2 April 2019.

Rizieq mengaku mendapat informasi tersebut dari WNI yang bekerja di KBRI dan KJRI.

“Mereka resah, mereka galau dan mereka merasa kebebasan serta kemerdekaan mereka dirampas. Karena itu kepada seluruh warga negara Indonesia yang ada di Saudi Arabia harus bersama-sama untuk bekerja melawan segala bentuk intimidasi, tekanan ancaman dan kecurangan,” papar Rizieq.

Tudingan lain Habib Rizieq adalah para ketua tempat pemungutan suara (TPS) di Saudi dihubungi elite parpol pengusung Jokowi, dan diimingi uang supaya surat suara di masing-masing TPS tercoblos Jokowi-Ma’ruf.

“Bahkan belakangan ini kita juga mendapat informasi yang sangat-sangat memprihatinkan, di mana ada beberapa ketua TPS di kota-kota kecil di Saudi Arabia seperti di Qasim, kemudian juga di Abha, Jizan, dan lain sebagainya, di antara mereka ada yang ditelepon oleh beberapa pimpinan dari partai pengusung Jokowi. Mereka ditawarkan sejumlah uang, sejumlah fasilitas, dengan syarat kalau mereka mau melakukan apa yang mereka minta yaitu seluruh kertas suara yang diperuntukkan bagi WNI yang ada di kota-kota kecil di Saudi Arabia semua ditusuk, dicoblos hanya untuk Jokowi. Tentu ini merupakan penawaran untuk penghianatan,” beber dia lagi.

“Tentu ini merupakan penawaran untuk pengkhianatan. Informasi ini sudah kita terima dari beberapa sumber dan terjadi di beberapa tempat. Karena itu kita minta kepada seluruh WNI yang ada di Saudi Arabia untuk bersama-sama melawan kecurangan semacam ini. Pastikan nanti Anda betul-betul ikut serta yaitu melakukan pemilihan, ikut serta mencoblos sesuai dengan pilihan yang anda inginkan tanpa ancaman, intimidasi dari pihak manapun,” ujar Rizieq.

Klarifikasi Kemenlu

Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, membantah pernyataan tersebut. Ada delapan poin yang dia sampaikan:

1. Sangat tidak benar Menlu RI datang ke Arab Saudi untuk mengarahkan KBRI dan KJRI untuk menyukseskan pasangan Capres-Cawapres tertentu. Tuduhan MRS (Habib Rizieq) dalam video yang dibuat di Kota suci Madinah tersebut adalah merupakan fitnah.

2. Menlu ke Arab Saudi untuk meresmikan Pelayanan Satu Atap di KJRI Jeddah dan beliau tidak berkunjung ke KBRI Riyadh yang jaraknya 1100 km dari Jeddah.

3. Beberapa minggu sebelumnya, 1 Rajab 1440 H, dalam sebuah pertemuan dengan WNI di Makkah yang beredar di Medsos dan Youtube, MRS juga melancarkan fitnah kepada saya sebagai Duta Besar RI di Arab Saudi.

Fitnah tersebut adalah MRS menuduh Dubes akan mencabut paspor WNI yang mendukung pasangan Capres-Cawapres tertentu. Dalam rekaman tersebut MRS juga memerintahkan kepada hadirin untuk menyampaikan rekaman video tersebut kepada Dubes RI di Riyadh.

4. Tuduhan tersebut adalah sangat tidak berdasar dan mengarah pada penyebaran fitnah yang sistimatis terhadap perwakilan RI yang berada di Arab Saudi.

5. Kami tegaskan bahwa tugas KBRI adalah memberikan perlindungan dan pelayanan kepada semua WNI yang sudah atau sedang berada di Arab Saudi yang salah satunya adalah menerbitkan, memperpanjang paspor dan juga menerbitkan SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor), bukan mencabut paspor-paspor WNI.

6. Sebagai Dubes yang juga sesama santri yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren, saya pesankan kepada MRS bahwa Kota suci Makkah dikenal sebagai kota turunnya wahyu pertama dan kota Madinah adalah kota suci yang dikenal dengan “Manba’ al-Ahadis an-Nabawiyyah as-Syarifah” (Sumber hadis-hadis Nabi yang sangat mulia). Jangan kotori kesucian Makkah Madinah dengan menebar “Kalimatul fitan as-Syani’ah” (kata-kata penuh fitnah yang keji).

7. Mari kita bersama selalu mengingat salah satu pesan Kanjeng Nabi yang diriwayatkan oleh Sahabat Khuzaifah yang ditulis oleh hampir semua ulama hadis bahwa: Pembuat dan penebar fitnah, caci-maki tidak akan masuk sorga “La yadkhulu al-Jannah qattatun nammam fattan”.

8. Kami menyesalkan kota suci Makkah dan Madinah dijadikan sebagai tempat menebar fitnah.