9 Oktober 2019, Pimpinan DPRD Parepare Didefinitifkan

Kantor DPRD Kota Parepare

Terkini.id,Parepare – Memasuki bulan Oktober 2019, unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Parepare belum juga didefinitifkan. Padahal ini telah memasuki bulan kedua pasca pelantikan anggota legislatif yang terpilih.

Idealnya, unsur pimpina DPRD mestinya telah ditetapkan karena akan melakukan pembahasan dan penetapan Rencanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020.

Wakil Ketua DPRD sementara, Tasming Hamid mengatakan, agenda Paripurna untuk penetapan unsur pimpinan definitif akan dilakukan pada hari Rabu, 9 Oktober 2019 mendatang

“Iye, Insyaa Allah rencananya hari Rabu nanti akan diadakan Rapat Paripurna,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat 4 Oktober.

“Semoga berjalan lancar, karena setelah pendefinitifan ini kita langsung membentuk Pansus dan Tatib, setelah itu masih banyak pekerjaan lainnya, seperti penetapan Rencanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020,” ujar Tasming Hamid.

Mengenai pentapan RAPBD 2020, TSM (sapaannya) sangat optimis hal tersebut akan disahkan sebelum batas waktu yang telah ditentukan.

“Sempat dong, karena kita tinggal mensahkan saja karena anggota dewan periode kemarin sudah melakukan evaluasi,” jelasnya.

Dari beberapa informasi yang dihimpun beberapa nama calon yang akan didefenetifkan menduduki jabatan dalam lembaga legislatif tersebut, diantaranya, Andi Nur Hatina dari Partai Golongan Karya (Golkar) menduduki Ketua DPRD Parepare, H Tasming Hamid partai Nasional Demokrat (Nasdem) Wakil Ketua I,  dan Rahmat Sjamsu Alam dari Partai Demokrat akan menduduki Wakil Ketua II.

Sementara itu, legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Satriya Wayang, sangat mengharapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare agar setelah RAPBD ini disahkan, untuk secepatnya program sudah terlaksana, untuk meningkatkan laju ekonomi.

“Yang penting sekarang, ketika disahkan tepat waktu seyogyanya bisa diplesure bulan Februari programnya harus jalan. Karena buat apa kita tepat waktu kalau programnya jalan lambat, ini juga tentu agar laju ekonomi berputar dengan baik,” tegasnya.

“Kita semua harus sadar dalam RAPBD itu untuk kepantingan rakyat, kita sebagai legislatif untuk mensahkan dan tentu melakukan beberapa pertimbangan yang baik,” tambah anggota legislator yang sudah terpilih tiga periode ini.

Berita Terkait
Komentar
Terkini