Terkini, Jeneponto — Sebanyak sembilan peserta didik mengikuti ujian susulan Pendidikan Kesetaraan Paket B Tahun Ajaran 2024/2025 yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Julu Atia.
Kegiatan ini berlangsung di MTs Al Falaq, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sabtu, 24 Mei 2025. Ujian susulan itu di awasi langsung oleh pengawas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto.
Ujian susulan ini diberikan bagi peserta yang sebelumnya berhalangan hadir pada jadwal utama ujian. Menurut pengelola PKBM Julu Atia, Hasbi, pelaksanaan ujian susulan ini bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta untuk menyelesaikan pendidikan setara SMP.

“Peserta yang mengikuti ujian susulan ini berasal dari berbagai latar belakang, sebagian besar karena alasan kesehatan atau keperluan keluarga pada saat ujian utama,” kata Hasbi.
Lebih lanjut, Hasbi mengatakan ujian susulan itu dilaksanakan atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Kepala Bidang PAUD dan Dikmas.
- Toyota Luncurkan New Hilux Generasi ke-9 di Makassar, Mesin 2.8L Lebih Bertenaga dan Siap Dukung Sektor Bisnis
- Selvi Ananda Tinjau Festival Kuliner Dekra Expo di Makassar, Munafri Dorong UMKM Naik Kelas
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Distribusi BBM Aman dan Lancar di Seluruh Wilayah
- Produk Kriya dan UMKM Unggulan Bulukumba Curi Perhatian di Pameran HUT ke-46 Dekranas
- 108 Warga Makassar Terima Ijazah Kesetaraan, Satgas Kebersihan hingga Cleaning Service Ikut Lulus
“Jadi pada saat ujian utama dilaksanakan, pihak Disdikbud menduga ada peserta yang tidak sesuai identitasnya dengan identitas dalam daftar nominasi tetap, sehingga merekomendasikan untuk ujian susulan dengan peserta sesuai identitas yang terdaftar dalam daftar nominasi tetap yang tidak sempat hadir langsung pada pelaksanaan ujian utama,” jelasnya.

Hasbi menambahkan, dalam pelaksanaan ujian susulan, terdapat 9 peserta yang ikut ujian, 7 hadir langsung di ruangan ujian yang ditetapkan dan 2 orang yang ujian di rumah.
“Dua orang itu tidak bisa ujian di tempat ujian yang ditetapkan karena baru-baru melahirkan, sehingga tutor yang membawakan soal ujian ke rumahnya masing-masing,” ungkapnya.
Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Hj Nurhayati, kepada Terkini mengatakan, ujian susulan Pendidikan Kesetaraan Paket B Tahun Ajaran 2024/2025 yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Julu Atia dilaksanakan atas tindak lanjuti dengan adanya dugaan pada pelaksanaan ujian utama diduga terdapat peserta yang ikut ujian tidak sesuai dengan identitas peserta ujian yang sudah memiliki nomor peserta ujian dan telah ditetapkan sebagai peserta resmi.
“Kami menemukan beberapa orang peserta tidak sesuai dengan identitas peserta dalam daftar nominasi tetap, sehingga kami mengeluarkan rekomendasi untuk melaksanakan Ujian susulan,” kata Hj Nurhayati.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
