Terkini.id, Jakarta — Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda tegaskan Islam dihina di India karena karma sebab orang Islam hobinya hina agama lain, seperti aksi Roy Suryo hina Budha.
Abu Janda mengatakan selain Roy Suryo juga ada Ustaz Khalid Basalamah yang menurutnya telah menghina umat Kristen yang disebutnya menyembah patung.
Setelah itu, Roy Suryo juga mengunggah patung atau stupa dia Candi Borobudur yang diedit dan dijadikan meme dengan kepala mirip Presiden Jokowi.
“Kalo ada yang menghina islam seperti di India sebenarnya itu KARMA dari perbuatan umat islam yang hobi hina agama lain,” tulis Abu Janda seperti dikutip dari akun Instagram pribadinya @permadiaktivis2 pada Rabu, 15 Juni 2022.

“Baru kemarin khalid hina umat kristen “nyembah patung”, sekarang roy suryo hina umat buddha posting foto buddha mukanya diedit pak @jokowi,” lanjutnya.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Berani Taruhan Rp50 Juta, Abu Janda Yakin Prabowo Akan Kalahkan Anies Baswedan
- Lihat Anies Baswedan dan Habib Rizieq, Abu Janda Minta Umat Hindu Untuk Waspada
- Heboh Video Ganjar Pranowo 'Tidak Kenal' PSI, Abu Janda: Tega Banget Pak!
- Tak Terima Data Pribadinya Disebar, Abu Janda Singgung Rizieq dan Bahar Smith
Dia pun menyebut maka dari itu jangan ada umat Islam atau Msulim yang menangis playing victim atau merasa seakan-akan menjadi korban apabila ada pihak atau sekelompok orang yang juga menghina Islam.
Ini karena menurut Abu Janda yang kerap dituding sebagai buzzerRp itu sudah merupakan hobi dari umat Islam menghina agama lain. Salah satu contohnya adalah Roy Suryo yang selama ini dituding sebagai pencuri panci juga disebut telah menghina Budha.
“Jadi sudah lah jangan mewek play victim kalo ada yang hina islam, kalian juga hobinya hina agama lain,” jalasnya.
Sebelumnya, ramai diberitakan Roy Suryo menertawai meme stupa baru di Borobudur dengan kepala mirip Jokowi.

Lalu, banyak netizen menudingnya menistakan agama Budha dan Presiden Jokowi sebagai kepala negara.
Roy Suryo pada unggahannya menuliskan bahwa sejalan dengan protes rencana kenaikan harga tiket naik ke Candi Borobudur dari Rp50 ribu ke Rp750 ribu yang sudah sewajarnya ditunda banyak Kreativitas netizen mengubah salah satu stupa terbuka yang ikonik di Candi Borobudur.
“Sejalan dgn Protes Rencana Kenaikan Harga Tiket naik ke Candi Borobudur (dari 50rb) ke 750rb yg (sdh sewarasnya) DITUNDA itu, Banyak Kreativitas Netizen mengubah Salahsatu Stupa terbuka yg Ikonik di Borobudur itu,” kata Roy Surto seperti yang dikutip dari akun Twitter pribadinya @KRMTRoySuryo2 pada Senin, 13 Juni 2022.
Roy Suryo yang juga mantan anggota DPR itu mengungkap bahwa kreativitas para netizen memprotes kenaikan harga tiket masuk Candi Borobudur itu lucu-lucu.
“LUCU, he-3x (emoji tertawa) AMBYAR,” ujarnya.
Roy Suryo juga mengunggah hasil kreativitas netizen mengedit gambar stupa dengan kepala mirip Jokowi yang akhirnya menjadi meme.
Pada narasi unggahan editan foto itu disebutkan, ”Si stupa Candi Borobudur ada patung dewa anyar,” bunyi narasi tersebut.
Satu lagi narasi menyebut salah satu alasan harga tiket naik karena Opung yang biasa digunakan netizen untuk menyebut Menko Luhut Binsar Panjaitan, telah membuat patung , I Gede Utange Jokowi, untuk tambahan dan bangun Ibukota Negara (IKN).
“Pantas saja tiketnya mahal ternyata Opung sudah buat patung I Gede Utange Jokowi untuk tambahan dan bangun IKN.
Dia pun akhirnya dituduh menistakan agama Budha dan kepala negara sekaligus.
“Ini gatermasuk penistaan terhadap keyakinan agama budha ya? Klo mayoritas yg diginiin kaynya udh rame demo penistaan kayanya. Eh lupa, tp kan UU penistaan hanya berlaku untuk pelanggar minoritas ya. Mayoritas mah bebas,” ujar akun @tod0000000.
“Itu patung budha lho… sekelas mantan mentri menyebarluaskan penistaan agama budha.. Miris..,” @dukeprimo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
