Terkini.id, Jakarta – Budaya santai para pemain timnas Indonesia ingin diubah oleh pelatih Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong menilai para punggawa Indonesia terlalu santai saat awal-awal ia memimpin sesi latihan.
Dibandingkan cepat-cepat melakukan pemanasan, pelatih asal korea selatan itu menganggap skuad garuda lebih suka mengobrol.
Tentu hal tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Shin Tae-yong yang sebelumnya melatih Timnas Korea Selatan.
“Kalau masuk ke stadion, para pemain di sini tidak langsung cepat-cepat sementara kalau kami pasti sudah disuruh cepat-cepat,” kata Shin, dalam wawancarnya dengan Myeongjangdeul. Dikutip dari Kompastv. Minggu, 9 Januari 2022.
- John Herdman Rilis Provisional Squad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, 41 Pemain Dipanggil
- Resmi! PSSI Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
- Hasil Drawing ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025, Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
- Kiper PSM Makassar Masuk Daftar 32 Pemain yang Dipanggil Bela Timnas Indonesia lawan China dan Jepang
- 3 Pemain Resmi Jadi WNI, Tambah Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Australia dan Bahrain
Menurut Shin Tae-yong para pemain timnas tersebut bisa memakan waktu 10 menit untuk sampai kelapangan.
“Kalau mereka keluar dari bus masuk ke lapangan itu memakan waktu sekitar 10 menit, sementara kami staf pelatih dari bus ke lapangan hanya 1-2 menit saja. Jadi kami berdiri menunggu pemain datang,” kata Shin Tae-yong.
Ia juga menambahkan bahwa para pemain terlihat tidak niat kelapangan dan lebih asik mengobrol.
“Mereka juga masih pada duduk mengobrol dan terlihat tidak berniat ke lapangan. Mereka terus saja mengobrol sambil mengikat tali sepatu,” tambahnya.
Lantaran hal tersebut, Shin Tae-yong ingin mengubah para pemain Timnas Indonesia untuk lebih disiplin.
“Menurut saya tidak bisa terus seperti itu. Jadi saya pikir itu harus diubah. Mengubah hal itu jadi hal yang harus saya lakukan,” sambungnya.
Sejak menangani Timnas Indonesia pada Desember 2019 silam, Shin Tae-yong sudah membawa perubahan yang cukup baik bagi skuad Garuda.
Selain berhasil lolos ke Kualifikasi Piala Asia 2023, Timnas Indonesia dibawa pelatih berusia 51 tahun finis sebagai runner up Piala AFF 2020.
Kendati hanya menjadi runner up Piala AFF 2020, hal yang patut dicatat adalah Shin Tae-yong membawa banyak pemain muda di turnamen tersebut.
Bahkan, tujuh pemain dari 11 starter di leg kedua final Piala AFF 2020 kontra Thailand, masih berusia di bawah 23 tahun.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
