Agar Program MBG dan Pencegahan Stunting Tidak Sia-sia, Ibu Hamil Harus Tersentuh

Agar Program MBG dan Pencegahan Stunting Tidak Sia-sia, Ibu Hamil Harus Tersentuh

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

MEMAKAI kemeja putih yang dibungkus jas berwana hitam, Gibran Rakabuming pada 22 Oktober 2024 terlihat meninjau sekolah-sekolah yang menjalankan program makan bergizi gratis. Pada hari-hari pertama menjabat sebagai Wakil Presiden, Gibran memang beberapa kali melakukan kunjungan ke sekolah dengan agenda meninjau program unggulan pasangan Prabowo-Gibran itu, setelah dilantik 20 Oktober lalu.

Dalam kunjungan-kunjungan tersebut, Gibran tidak lupa menyapa dan mengajak ngobrol beberapa siswa tentang pendapat mereka soal program makan bergizi gratis, apakah si murid suka dengan menu makanan atau tidak, dan pertanyaan-pertanyaan lain. Khas gaya pejabat pada umumnya.

Kegiatan-kegiatan kunjungan Gibran itu tersaji di postingan-postingan media massa di platform media sosial beberapa hari sebelum retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah (Jateng).

Lewat aksi Wakil Presiden di hari-hari pertama menjabat itu, pemerintah kabinet Merah Putih terlihat menegaskan bahwa program gizi untuk anak sekolah itu serius dijalankan.

Saat rapat perdana Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, di Jakarta 23 Oktober lalu, Sang Presiden, Prabowo Subianto juga menegaskan hal sama. Dengan gesture yang sangat serius, Prabowo mewanti-wanti para menteri di kabinetnya untuk mendukung program makan bergizi gratis. Jika tidak mendukung, Prabowo mempersilahkan untuk keluar dari kabinet Merah Putih.

Baca Juga

“Terkait makan bergizi gratis, Kepala Badan gizi nasional dan semua KL (Kementerian Lembaga), untuk menyiapkan, segera kita mulai dengan bergerak cepat dan tepat sasaran, terukur,” ungkapnya.

Prabowo mengaku mendengar masih ada tokoh-tokoh yang meragukan niat pemerintah untuk melaksanakan program makan bergizi gratis untuk anak dan ibu hamil. Terkait itu, Prabowo mengaku akan mempertaruhkan kepemimpinannya demi melancarkan program yang menjadi bahan utama kampanyenya saat Pilpres lalu.

Meskipun ditegaskan dengan nada yang tinggi, masih cukup sulit untuk melihat bahwa program makanan bergizi untuk anak dan ibu hamil ini bisa berjalan secara efektif dan mengentaskan salah satu masalah penting terkait gizi buruk, yakni stunting.

Ya, setelah dicetuskan beberapa bulan lalu, anggaran program Makanan Bergizi Gratis yang besarannya mencapai Rp71 triliun, disebutkan masuk dalam anggaran pendidikan pemerintah. Gelontoran anggarannya mungkin akan mengalir ke instansi pendidikan, atau vendor makan bergizi yang kemungkinan lebih banyak untuk anak sekolah.

Jika menghitung anggaran itu, dengan sasaran penerima makanan bergizi 20 juta orang pada 2025, dan masing-masing mendapat makanan seharga Rp13.500 per porsi, maka anggaran Rp71 triliun itu sudah habis. Lalu bagaimana anggaran untuk menggencarkan pemenuhan gizi bagi ibu hamil?

Ibu Hamil Belum Tersentuh Program Percepatan Stunting

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.