Terkini.id, Jeneopnto – Pemerintah Kelurahan Manjangloe, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto bergerak untuk mencegah kondisi gagal tumbuh bagi balita yang ada di wilayahnya dengan melaksanakan sosialisasi pencegahan Stunting.
Sosialisasi yang dilaksanakan dengan menggandeng LSM Pattiro Jeka berlangsung di Aula kantor Kelurahan Manjangloe, Senin, 3 Agustus 2020.
Hadir dalam kegiatan itu, Ketua TP PKK Kecamatan Tamalatea, Laxmi Chumayanti Rachim, kader Posyandu, Majelis Taklim, Bhabinkamtibmas dan sejumlah ibu rumah tangga.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menggunakan protokol kesehatan, semua peserta sosialisasi dibagikan masker secara gratis oleh Pemerintah Kelurahan Manjangloe.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi warga Kelurahan Manjangloe untuk mengetahui penyebab stunting sejak dini dan bagaimana cara penanggulangannya,” kata Ketua TP PKK Kecamatan Tamalatea, Laxmi Chumayanti Rachim.
- 14 Titik Demo di Makassar 27 Agustus, Ini Lokasi yang Perlu Diwaspadai Pengendara
- Tak Cuma Tanggap Darurat, Pemerintah Jamin Pemulihan Gempa NTT Berlanjut ke Rekonstruksi
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Identitas Para Terduga Pelaku Karhutla di Luwu Timur Sudah Dikantongi Aparat, Motifnya untuk Buka Kebun
- Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Di Balang Toa Jeneponto, Bupati Turun Langsung Ke Lokasi
Menurutnya, untuk mempersiapkan generasi yang unggul, warga harus paham bagaimana mencegah Stunting.
“Warga harus mencegah sejak dini, yang tentunya harus memahami pentingnya pencegahan Stunting, apa dan bagaimana penanggulangannya,” jelas Laxmi Chumayanti Rachim.
Sementara, Direktur Pattiro Jeka juga menyampaikan bagaimana 1000 hari pertama kehidupan, pengasuhan anak yang baik serta ASI sebagai makanan terbaik.
Mari kita bekerja dan memastikan bahwa setiap anak dapat lahir dengan sehat, dapat tumbuh dengan gizi yang cukup, serta bebas dari stunting,” ungkap Suryani Hajar.
Dia menambahkan, dalam rangka mengatasi stunting, pemerintah harus mendesain program intervensi pencegahan stunting terintegrasi.
“Tentunya Pemerintah harus lebih intens untuk melaksanakan sosialisasi pencegahan stunting dengan melibatkan semua stakeholder sehingga anak dapat tumbuh dengan sehat dan bebas dari stunting,” tutup Suryani Hajar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
