Terkini.id, Jakarta – Ahmad Dhani yang kini merupakan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra mengatakan bahwa tak ada satu pun ajaran dalam Islam di Indonesia yang meyakini bahwa tindakan bom bunuh diri akan mendapat pahala besar, terlebih mendapat bidadari.
Adapun pernyataan Ahmad Dhani tersebut guna merespons aksi terorisme yang belakangan kembali marak terjadi di Indonesia.
Dhani memaparhakn bahwa tidak ada umat Muslim sesungguhnya di Indonesia yang berkeyakinan jikalau meninggal dengan bom bunuh diri, mak akan dijemput oleh tujuh bidadari di surga.
Apalagi beranggapan bahwa ada ajaran Islam yang benar-benar memperbolehkan tindakan terorisme.
“Jadi, saya mohon jangan berhalusinasi soal ada yang mau melakukan bom bunuh diri untuk mendapatkan bidadari,” ujar Ahmad Dhani dalam keterangan tertulis yang dilansir terkini.id dari Rmol pada Kamis, 1 April 2021.
- Pesan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar: Perangi Para Penegak Hukum Setan
- Berani Banget! Wanita Ini Semprot Pembela Agama: Jangan Larang Jualan di Bulan Puasa!
- Aksi Heroik Satpam BRI Gagalkan Upaya Bom Bunuh Diri, Warga: Polisi Belum Datang, Kita Amankan!
- Geger! Upaya Bom Bunuh Diri Digagalkan Satpam BRI di Jawa Barat: Orang Suruhan dari Jakarta ...
- Viral Kembali, Ceramah UAS: Bom Bunuh Diri Gerakan Mati Syahid
“Ini cuma karangan para mafia teroris saja,” sambungnya.
Pesan tersebut juga ia tekankan kepada para pendengung atau buzzer yang bertebaran dengan membuat narasi aksi terorisme berbalut agama.
Kepada para buzzer, Ahmad Dhani mengingatkan perihal fatwa haram Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Stop nge-buzz bahwa ada ulama yang mengajarkan bom bunuh diri untuk mendapatkan bidadari di surga,” peringat Dhani.
“Sekali lagi, tidak ada ulama NU-Muhammadiyah-FPI-HTI dan lain-lain seperti itu,” lanjutnya.
“Saya kenal dekat semua,” pungkas Ahmad Dhani.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
