Terkini, Gowa – Astra Motor Sulawesi Selatan selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon berkomitmen memberikan edukasi Safety Riding tidak hanya kepada karyawan saja tetapi juga untuk Government.
Kegiatan ini penting guna memberikan pemahaman pentingnya safety riding kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya pegawai ASN di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan sehingga mereka mengerti pentingnya keamanan dalam berkendara.
Sebagai bentuk komitmennya, Asmo Sulsel mengedukasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemda Kabupaten Gowa terkait berkendara dengan #Cari_Aman dengan sepeda motor, Rabu 12 Juni 2024.
Dalam kegiatan tersebut, Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan Wanny memberikan tips berkendara Cari_Aman. Pertama, menggunakan perlengkapan safety riding, mulai dari helm SNI, celana panjang, sampai sepatu.
“Helm ini menjadi salah satu perlengkapan wajib dan krusial bagi pengendara sepeda motor. Selain melindungi kepala dari benturan apabila terjadi kecelakaan, helm bisa menjamin keselamatan,” ucap Wanny.
- HIGAR Segera Buka Cabang Baru di CPI Makassar, Hadirkan Kelas HYROX dan Spinning
- Cegah Anak Tidak Sekolah, Disdukcapil Bersama Disdikbud Jeneponto Sosialisasikan Pemadanan Data Dapodik, ATS Berbasis NIK
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
Standar safety riding kedua adalah membawa surat-surat kendaraan lengkap. Menurut Wanny, hal tersebut tidak hanya untuk menghindari tilang dari polisi, tetapi juga sebagai informasi identitas pengendara.
“Yang ketiga, pengendara harus memprioritaskan pejalan kaki, terutama saat akan melintasi zebra cross harus mengurangi kecepatan. Ini juga merupakan prinsip dari safety riding,” ucapnya.

Adapun standar safety riding keempat yakni mematuhi dan menaati peraturan lalu lintas. Wanny menekankan, menaati peraturan lalu lintas bukan untuk terhindar dari hukuman dan sanksi, tetapi melindungi diri sendiri dan pengendara lain di jalan raya.
“Kita mungkin menganggap bahwa menaati peraturan lalu lintas hanya untuk terhindar dari hukuman. Namun, perlu diingat, bahwa menaati peraturan berarti kita melindungi diri sendiri maupun pengendara lain di jalan raya,” tuturnya.
Standar safety riding terakhir adalah memastikan kendaraan maupun perlengkapan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. Wanny menyatakan, jika standar safety riding diterapkan, pengendara akan aman dan nyaman selama berkendara.
“Mari terapkan safety riding dengan baik dan benar selama berkendara di jalan raya. Keselamatan dan kenyamanan adalah hal penting yang mesti dipenuhi oleh semua pengendara,” kata Wanny.
Sementara itu, Marketing Manajer Astra Motor SulSelBar Kresna Murti berharap para ASN yang sudah mendapatkan edukasi safety riding dapat meneruskannya ke masyarakat lain. Hal itu bertujuan agar terciptanya kesadaran kolektif terkait safety riding.
“Edukasi yang kami lakukan sebagai wujud Sinergi Bagi Negeri. Kami juga berkomitmen menumbuhkan Generasi #Cari_Aman. Para ASN ini juga harus mendapatkan bekal kompetensi dan keterampilan yang teruji,”tandas Kresna.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
