Akhiri Debat Kedua, Anir-Lutfi Ajak Rival Berfoto Selfie

Pilkada Pangkep
Pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) menutup debat publik putaran kedua Pilkada Pangkep dengan mengajak rivalnya berfoto selfie, pada Minggu 15 November 2020.

Terkini.id — Pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) menutup debat publik putaran kedua Pilkada Pangkep dengan mengajak rivalnya berfoto selfie, pada Minggu 15 November 2020. 

Aksi ini diinisiasi Anir-Lutfi saat moderator resmi menutup sesi debat yang berlangsung di Hotel Claro Makassar. “Ayo kita foto bareng,” ajak Lutfi kepada tiga pasangan calon lainnya.

Ajakan ini disambut baik oleh pasangan M Yusran Lalogau-Syahban Sammana, Abd Rahman Assagaf-Muammar Muhayyang, dan Andi Ilham Zainuddin-Rismayani Syamsuddin. 

Lutfi lalu mengambil ponselnya dan mengabadikan momen berharga tersebut. Mereka semua tersenyum dan berpose sesuai dengan nomor urut. Anir mengangkat empat jarinya, simbol nomor urutnya bersama Lutfi di Pilkada Pangkep. 

Kepada awak media, Lutfi mengatakan bahwa ajakan berswafoto itu sekadar ingin mencairkan tensi politik kepada masing-masing pendukung jelang pencoblosan Pilkada Pangkep. Bagi mantan ketua Senat Fakultas Ekonomi Unhas ini, pilihan boleh berbeda tapi persaudaraan harus terus terjaga.

Menarik untuk Anda:

“Kepada para pendukung bahwa beda pilihan itu biasa, silaturahmi yang harus kita jaga,” ucap Lutfi. 

Anir menambahkan, pelaksanaan Pilkada Pangkep harus berjalan lancar, tertib, aman dan jauh dari hoaks. Masyarakat Pangkep diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab, penuh kegembiraan, dan jauh dari tekanan.

“Pilkada merupakan hak konstitusional warga untuk memilih pemimpin yang diharapkan dapat melakukan perubahan ke arah yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Anir, mantan anggota DPRD Sulsel dari Partai Gerindra. 

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pendukung Anir-Lutfi Tumpah Ruah, Bukti Pangkep Butuh Pemimpin Baru

Pendukung Siap Jemput Kemenangan Anir-Lutfi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar