Aktivis Mahasiswa dan Pemuda Jeneponto Desak Bupati Copot Direktur RSUD

Sejumlah aktivis mahasiswa dan pemuda yang bergabung di Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa depan Kantor Bupati Jeneponto

Terkini.id,Jeneponto – Sejumlah aktivis mahasiswa dan pemuda yang bergabung di Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa depan Kantor Bupati Jeneponto, Jumat, 10 Mei 2019 kemarin.

Aliansi Pemuda dan mahasiswa itu berunjuk rasa terkait masalah yang membelit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jeneponto.

Pada aksi itu pengunjuk rasa mendesak Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengambil langkah cepat dalam mengatasi permasalahan yang terjadi RSUD Lanto Daeng Pasewang.

Yudistira sebagai salah satu orator dengan tegas mengatakan banyaknya ketimpangan yang terjadi pada RSUD Lanto Daeng Pasewang yang dapat merugikan masyarakat Jeneponto.

“Salah satu ketimpangan yang terjadi adalah ke kekosongan obat, Hari ini kami mendesak Bupati  Jeneponto untuk mencopot direktur dan jajaran RSUD Latopas yang berwenang, Serta meminta penegak hukum untuk memeriksa keuangan RSUD,” tegasnya.

Dalam unjuk rasa itu, pengunjuk rasa juga mendesak Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yaris untuk mundur dari jabatannya karena diduga tersandung kasus dugaan korupsi yang sedang bergulir di Polda Sulsel.

“Dengan bergulirnya dugaan korupsi pembangunan Pasar Paitana dan Pasar Lassang-Lassang di Polda Sulsel yang diduga melibatkan mantan wakil ketua DPRD Jeneponto Paris Yasir, untuk itu, kami minta Paris Yasir untuk mundur dari jabatannya sebagai wakil Bupati Jeneponto,” ungkapnya.

Berita Terkait
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
[tdcn-comments title="Komentar" post_id="152705" get="20" border="true" auto_load="true" order="ASC"]
Terkini