Alami KIPI Pasca Vaksin, 1 Siswa SD Meninggal Dunia 2 Lainnya Dirawat

Alami KIPI Pasca Vaksin, 1 Siswa SD Meninggal Dunia 2 Lainnya Dirawat

R
Fitri Wisneti
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – 3 siswa SD di Jombang alami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Satu siswa dikabarkan meninggal dunia, dan dua lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Informasi didapatkan setelah audit yang melibatkan Komda KIPI Jombang, Komda KIPI Jatim, beberapa puskesmas, RSUD Jombang, dan Komas KIPI.

Analisis yang dilakukan berlangsung selama dua jam, mulai dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

“Di tempat kita ini ada 3 kasus KIPI yang barusan kami bahas ya. Dua berasal dari Puskesmas Mojowarno, satu dari Puskesmas Japanan,” Ketua Komda KIPI Kabupaten Jombang, dr Suwarsih saat jumpa pers di Ruangan Bung Hatta RSUD Jombang, dikutip dari detiknews.com pada hari Senin, 3 Januari 2022.

Siswa yang mengalami KIPI pertama kali bernama Naura Sabrina Galiyah (9), awalnya ia di vaksin Sinovac dosis pertama di sekolahnya pada hari Rabu, 22 Desember 2021.

Siswi kelas 4 SDN Catakgayam 1, itu mulai mengalami muntah-muntah, panas tinggi dan muncul ruam merah di sekujur tubuhnya pada hari Jumat, 24 Desember 2021.

Setelah mengalami gejala, anak bungsu dari 4 bersaudara itu di opname di RSUD Jombang selama 3 hari. Selain itu Naura juga mengalami muntah darah dan Buang Air Besar (BAB) yang juga berdarah.

Pada hari Jumat, 31 Desember 2021, Naura meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 05.00 WIB.

Anak kedua yang terkena KIPI bernama Zyugra Idzihar Tsalasah (9),  yang juga merupakan teman kelas Naura dan sama berasal dari SDN Catakgayam 1.

Zyugra diberi vaksin Sinovac pada hari Rabu, 22 Desember 2021 dan juga dirawat di RSUD Jombang sejak hari Jumat, 31 Desember 2021. Anak 9 tahun ini juga mengalami demam, dan ruam di seluruh tubuhnya.

Dan Anak Ketiga bernama Mochammad Farel (6 tahun 11 bulan),  ia merupakan siswa kelas 1 SDN Grobogan 2.

Farel dirawat di RSUD Jombang sejak hari Kamis, 20 Desember 2021 siang karena juga mengalami demam dan kejang usai divaksin Sinovac di Puskesmas pada hari Selasa, 28 Desember 2021.

“Definisi KIPI memang ada batasan 30 hari setelah kami melakukan injeksi (Menyuntikkan vaksin) itu boleh dibilang KIPI. Arti KIPI adalah kejadian ikutan pasca imunisasi, tapi dalam telusurnya kemudian kita baru bisa mengatakan ini berhubungan dengan vaksin atau tidak,” terang dr Suwarsih.

Selain itu dr Suwarsih juga menjelaskan bahwa gejala KIPI ada bermacam-macam, dan penangan yang diberikan juga menyesuaikan keluhan yang ada.

“Mengenai kefatalan itu pasti banyak faktornya. Mulai dari jenis kelamin, usia, berat badan, riwayat sakitnya, klinisnya, penunjangnya. Penunjang bisa dari laboratorium atau radiologi yang kami lakukan untuk menunjang ini apa sih sebenarnya. Jadi, tidak bisa ini fatal atau tidak. Melalui analisis yang kami kerjakan berbarengan sesuai kompetensi dari kesakitan itu sendiri,” jelasnya lagi.

Namun, dr Pudji Umbaran selaku Direktur RSUD Jombang, mengatakan apa yang dialami oleh ketiga ana tersebut memang merupakan KIPI.

“Kalau melihat rentang waktunya, ketiganya memang termasuk jenis KIPI, kejadian pasca imunisasi,” jelasnya yang dikutip dari detiknews.com pada hari Senin, 3 Januari 2022.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.