Ambulan Laut Kado Istimewa di Hut ke-59 Pangkep

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah memberikan kado istimewa berupa satu unit ambulan laut pada peringatan Hut ke-59 Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Kamis 21 Februari 2019. /Nasruddin

Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah memberikan kado istimewa berupa satu unit ambulan laut pada peringatan Hut ke-59 Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Kamis 21 Februari 2019.

Ambulan laut tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berada di Pulau. Apalagi diketahui Pangkep memiliki 117 pulau.

“Tentu masyarakat kita di pulau harus menjadi perhatian kita,” kata Nurdin Abdullah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Bachtiar Baso mengatakan, ambulans laut dianggarkan pada anggaran perubahan tahun 2018 di Dinkes Sulsel.

Anggaran pengadaan ambulans laut ini sebesar Rp 1,8 miliar. Hingga tahun 2023 mendatang, Dinas Kesehatan Sulsel akan menambahkan empat unit lagi untuk kabupaten kota lainnya.

“Fungsinya adalah sebagaimana fungsi ambulans darat yang beroperasi di laut,” kata Bachtiar Baso.
Lebih lanjut Bachtiar menyampaikan Ambulans ini akan melayani masyarakat yang bermukim di wilayah kepulauan Kabupaten Pangkep. Utamanya kepada warga pulau yang membutuhkan penanganan medis secara cepat.

“Dengan ambulans ini untuk penangan pelayanan kesehatan yang terjangkau di pulau-pulau, pelayanan penyakit menular, tidak menular, stunting dan gizi buruk/malnutrisi, serta pelayanan kesehatan lainnya,” Jelasnya.

Ambulans ini juga dapat digunakan untuk penelitian kesehatan yang akan dikerjasamakan dengan fakultas kedokteran serta kabupaten/kota yang menggunakan.

“Penelitian juga akan kerja sama Unhas di bidang kemaritiman dengan nama kegiatan pelayanan kesehatan berbasis maritim,” ujar Bachtiar.

Dengan spesifikasi kapal cepat mesin tempel dengan daya 400 PK, ambulans ini dilengkapi sejumlah fasilitas seperti ruang tindakan medis dan perawatan sebanyak 2 TT serta serta alat operasi bedah. Sementara fungsinya sama dengan ambulans darat yakni dapat digunakan untuk evakuasi medis, pelayanan darurat, rujukan dan sebagainya. Jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan minimal satu dokter, dua perawat dan satu bidan.

Komentar

Rekomendasi

Wakil Gubernur Sulsel Tinjau Bendungan Pamukkulu

Memasuki Tahapan Pilkada di Sulsel, Bawaslu Temukan 14 Pelanggaran Netralitas ASN

Bawaslu Sulsel Tunggu Data Kerawanan Pilkada di Sulsel 2020

Hengky Yasin Minta Balai Pompengan Segera Buat Pemecah Ombak di Pantai Galesong

Arham Ingatkan Pengurus KNPI Rancang Program Kerja Efektif dan Produktif

Gubernur Sulsel Akan Pecat Oknum Pelaku SPPD Fiktif dan Cashback

Gubernur Sulsel Bantu Perbaiki Fasilitas GKP Pantekosta

Rencana Penghapusan PTT, Pimpinan DPRD Sulsel Pasang Badan

Ketua TP PKK Sulsel Bagikan Ratusan Bibit Pohon

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar