“Masalah stabilitas politik dan keamanan menuju Pemilu 2024, saya minta betul-betul saudara-saudara bisa menjaga situasi kondusif,” papar Jokowi di Bogor.
“Menjaga agar masyarakat kita tidak menjadi korban politik. Namanya politik identitas,” sambungnya.
“Jangan pas kejadian baru kita pontang-panting sibuk ke sana ke sini. Salah siapa ini? Salah siapa ini?” tambahnya.
Disisi lain, tindakan Partai Ummat yang mendengungkan soal politik identitas mendapatkan kecaman dari Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum RI Rahmat Bagja.
Rahmat Bagja tetap menegaskan kepada pihak manapun untuk tidak memanfaatkan tempat ibadah sebagai area kampanye politik.
“Kami akan mengingatkan Partai Ummat untuk tidak melakukan hal demikian. Masjid adalah tempat bersama umat Islam, yang pilihan politik bukan hanya partai Ummat,” ucap Rahmat Bagja.
“Kalau seperti itu akan terjadi pertentangan sosial dan harus hati-hati teman-teman Partai Ummat itu akan menaikkan eskalasi pertarungan di tingkat akar rumput. Itu yang paling berbahaya,” lanjutnya.
Oleh karena itu, pihaknya akan segera menegur Partai Ummat atas permasalahan ini.
“(Akan ditegur) Oh ya, pasti,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
