Terkini.id, Jakarta – Anggota TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan), Tatak Ujiyati menanggapi protes soal sejumlah peserta program mudik gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menggunakan kaus bertuliskan “Anies Baswedan Presiden Indonesia Sejahtera”.
Tatak Ujiyati mempertanyakan mengapa memakai kaus di acara yang dibiayai menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dianggap salah.
“Pakai kaos di acara APBD kok salah? Mana aturan hukumnya?” kata Tatak Ujiyati melalui akun Twitter pribadinya pada Kamis, 28 April 2022.
Ia menyinggung bahwa hal uang ada aturab hukumnya adalah jika orang tidak memakai baju sama sekali.
“Itu baru salah. Melanggar Kesusilaan, ada di KUHP,” katanya.
- Sentil Balik Gembong PDIP soal Kaus 'Anies Presiden', Musni: Teman Mas Bagi 10 Ribu Kaos 'Ganjar Presiden' Apa Beretika?
- Soal Kaus 'Anies Presiden', Dedek Prayudi: Harusnya Pak Anies Minta Maaf
- Sebut Kaus 'Anies Presiden' Bukan Hasil Pembagian oleh Anies atau Tim, Anggota TGUPP: Melanggar Asas Pemerintahan Baik? Tidak!
Tatak Ujiyati mengatakan itu sebagai respons terhadap netizen yang mengkritik adanya sejumlah perserta mudik yang menggunakan kaus “Anies Presiden”.
Netizen ini bahwa orang yang memakai kaus di acara yang dibiayai APBD itu salah.
“Ada orang pake kaos di acara yg dibiayai APBD jelas salah.. Masak jadi pemimpin ngga tau yan mana bener yang mana salah… Dibiarin aje,” katanya.
Netizen ini mengatakan hal tersebut sebagai tanggapan terhadap Tatak Ujiyati yang menjawab tudingan Anies Baswedan membagikan kaus kepada peserta mudik.
Tatak Ujiyati mengatakan bahwa barang yang dibagikan Anies Baswedan, sebagaimaba terlihat dalam video yang beredar, bukanlah kaus.
“Jangan keliru. Yang dibagikan oleh Anies tsb adalah paket handsanitizer,” katanya.
Adapun soal adanya peserta mudik yang menggunakan kaus “Anies Presiden”, Tatak mengatakan bahwa itu adalah inisiatif para pemudik.
Ia juga menegaskan bahwa orang tidak bisa melarang peserta mudik menggunakan kaus tersebut.
“Kok ada yg pakai kaos Anies presiden? Itu pemudik yang dengan inisiatif sendiri pakai kaos tsb,” kata Tatak Ujiyati.
“Dia punya hak mau pakai kaos apa, kita tak bisa melarang,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
