Terkini.id, Jakarta – Anggota TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan), Tatak Ujiyati menanggapi foto seseorang di belakang Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang memakai kaus “Anies Presiden”.
Tatak Ujiyati mengatakan bahwa kaus putih bertuliskan “Anies Baswedan Presiden Indonesia” itu bukanlah hasil pembagian oleh Anies maupun timnya.
Ia juga mengatakan bahwa orang tersebut memakai kaus “Anies Presiden” di luar masa kampanye Calon Presiden (Capres).
Selain itu, lanjutnya, Anies Baswedan sendiri saat ini tidak terdaftar sebagai Calon Presiden 2024.
Oleh sebab itu, Tatak Ujiyati menilai bahwa tidak ada pelanggaran UU Pemilu, pelanggaran asas pemerintahan yang baik, ataupun pelanggaran dalam hal ini.
- Guntur Romli Sebut Anies Politisasi Isu SARA di Balik Perubahan Nama Jalan, Anggota TGUPP Sindir Begini
- Sebut Formula E Sukses, Anggota TGUPP: Andalkan Pengetahuan, Bukan Dukun, Cuaca Bersahabat
- Anies Disebut Hanya Gunting Pita dalam Pembangunan JIS, Anggota TGUPP Langsung Pasang Badan
- Anggota TGUPP: Kita Percaya Niat Pak Anies Tulus Ajak Warga Jakarta Ibadah Sholat Ied Bersama
- Anggota TGUPP Bela Anies soal 'Pribumi', Uki: Mendingan Ngaku Salah Aja, Gak Perlu ke Mana-Mana Ngelindur
“Orang tersebut pakai kaus capres di luar masa kampanye. Anies saat ini bukan terdaftar sebagai calon presiden. Pelanggaran UU Pemilu? TIDAK,” kata Tatak Ujiyati melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 29 April 2022.
“Kaus tsb inisiatif org itu sendiri, BUKAN hasil pembagian oleh Anies/ timnya. Melanggar asas pemerintahan yang baik? TIDAK. Melanggar etika? TIDAK,” sambungnya.
Bersama cuitannya, Anies Baswedan membagikan berita cuitan netizen yang mengunggah foto Anies Baswedan bersama seseorang yang memakai kaus “Anies Presiden”.
Orang yang menggunakan kaus tersebut berada di belakang Anies Baswedan yang memakai seragam dinas berwarna putih.
“Yang dibelakang Anies pakai kaus kampanye,” kata netizen dengan nama akun @EmpuTantul***.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya memang beredar video para pemudik lebaran menggunakan kaus bertuliskan “Anies Baswedan Presiden Indonesia”.
Belakangan, juga tersebar tudingan bahwa Anies Baswedan membagikan kaus tersebut kepada para pemudik.
Terkait hal ini, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengaku tak ada penganggaran dari APBD DKI untuk mengadakan kaus “Anies Presiden”.
Kabid Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta, Yayat Sudrajat juga mengaku tak tahu adanya kaus tersebut.
“Demi Allah saya nggak pernah tahu-menahu dan nggak pernah memfasilitasi kaitannya dengan adanya kaus itu,” kata Yayat Sudrajat pada Kamis, 28 April 2022, dilansir dari Detik News.
Yayat juga menjelaskan soal paket yang dibagikan oleh Anies Baswedan saat melepas kepergian peserta mudik gratis beberapa waktu lalu.
Menurutnya, paket itu berisikan tool kits berupa hand sanitizer, masker, serta peralatan lainnya.
“Yang dibagikan ke peserta pemudik setahu saya dari PMI berupa satu tool kits untuk kesehatan. Ada hand sanitizer, masker, hanya itu yang saya tahu. Tidak ada pembagian kaus,” tegasnya.
Yayat mengungkapkan bahwa tool kits itu merupakan pemberian dari Palang Merah Indonesia (PMI).
Ia menegaskan, sejak awal Pemprov DKI tak pernah mengalokasikan APBD untuk pembelian kaus atau barang apa pun untuk peserta mudik.
“Nggak ada (alokasi kaus), tidak pernah ada,” tegas Yayat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
