Sejumlah tempat wisata popular ada di Kabupaten Gowa, salah satunya adalah Malinau.
Sedangkan di Sulawesi Selatan, antara lain ada Pantai Bira, Pantai Bara, dan Toraja, kualitas jaringan XL Axiata telah menjangkau objek wisata di area tersebut, sehingga pelanggan bisa berselancar di dunia maya untuk menikmati upload foto-foto terbaik selama berada di sana.
Dodik melanjutkan, peningkatan kualitas jaringan data di Sulawesi Selatan secara umum memang menjadi keharusan demi mendukung gencarnya digitalisasi di berbagai sektor di provinsi tersebut, termasuk Gowa.
Di sisi lain, penyediaan jaringan 4G di provinsi ini juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital mereka agar mampu beradaptasi dengan digitalisasi yang terjadi di berbagai bidang, baik sosial maupun bisnis dan pemerintahan. Literasi digital yang cukup akan memungkinkan mereka untuk mampu mengakses dan memanfaatkan layanan digital yang tersedia.
Di Provinsi Sulawesi Selatan, trafik data tumbuh sebesar 165% dalam dua tahun terakhir ini. Total pelanggan mencapai lebih dari 1,2 juta, yang dilayani dengan lebih dari 4.800 BTS termasuk sekitar 3.000 BTS 4G.
- Sisternet dan Kementerian PPPA Hadirkan Program Shelnspire di Lapas Perempuan IIA Kerobokan Bali
- Kabar Baik, XL Axiata Berhasil Lalui Kuartal Pertama 2025 Dengan Pencapaian Kinerja Positif
- Trafik Data XL Axiata Meningkat Selama Libur Ramadan dan Lebaran 2025di Jawa Tengah
- XL Prabayar Luncurkan "XL Circle" Pelanggan Bisa Bikin Grup dan Gratis Kuota 5GB untuk Tiap Anggota
- XL Axiata Siapkan Puluhan BTS 4G di MotoGP Mandalika 2024
Hal ini menunjukkan jaringan 4G di sana dimanfaatkan secara maksimal oleh warga setempat. Untuk itu, XL Axiata terus melakukan penambahan BTS 4G hingga sebanyak 413 unit dalam dua tahun terakhir.
Selain Gowa, area dengan trafik tertinggi adalah Kota Makassar, Kabupaten Bone, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Bulukumba.
Secara bisnis, menurut Dodik, dengan jumlah penduduk lebih dari 9 juta jiwa saat ini, Sulawesi Selatan cukup potensial sebagai pasar bagi produk layanan XL Axiata, baik untuk layanan perorangan maupun UMKM.
Menurut data Survey Sosial Ekonomi Nasional, Maret 2020, 85,3% penduduk berusia 5 tahun ke atas telah menggunakan telepon seluler.
Selanjutnya, 49,59% penduduk berusia 5 tahun ke atas telah menggunakan telepon seluler, serta 14,87% penduduk berusia 5 tahun ke atas telah menggunakan komputer.
Sementara itu untuk UMKM, menurut Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan, hingga akhir Desember 2021 ada lebih dari 1,5 juta UMKM, dengan 120 ribu di antaranya telah melakukan digitalisasi (https://www.detik.com).
“Agar dapat merebut pasar, tentu XL Axiata harus yang memastikan kualitas jaringan dan layanan di seluruh Sulawesi Selatan,”ujarnya.
“Kami sadar, saat ini hanya kualitas layanan yang akan mampu meningkatkan loyalitas pelanggan dan menarik bagi masyarakat luas, karena layanan yang berkualitas akan bisa memberikan manfaat untuk menunjang aktivitas produktif,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
