Arman Santoso,SP: Tim Jalur Dishut DKI Jakarta Mencari Tenaga Terampil dan Disiplin

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Jakarta– Agenda tahunan Dinas Kehutanan DKI Jakarta dalam rangka menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Jakarta tetap diminati, meski pada tahun anggaran 2020 ini mencoba menggunakan program online, namun animo masyarakat tetap membludak.

Dishut (Dinas Kehutanan,red) DKI Jakarta dalam program tahunannya senantiasa membuka berbagai peluang diantaranya, Pengamanan Dalam (Pamdal,red), Perawatan/Laskar Hijau, Sopir, Tim Toping (Penopingan-penebang pohon,red), Juru Gambar.

Peluang tersebut menjadikan motivasi tersendiri bagi masyarakat Jakarta untuk bekerja di Dinas Kehutanan meski dengan system pekerja kontrak, salahsatunya Bidang Jalur yang didalamnya membidangi kawasan Jalur di wilayah DKI Jakarta, pada Jumat, 27 Desember 2019 di Posko Pohon Tumbang Dinas Kehutanan DKI Jakarta Jl.KS.Tubun, Jakarta Pusat digelar seleksi bagi masyarakat yang sudah lulus administrasi melalui online.

Mereka yang mengikuti seleksi dan wawancara diantaranya, calon Pamdal, calon supir, Tim Toping, Perawatan. Tahapannya adalah seleksi fisik dan tertulis seluruh pelamar baik Pamdal, Penopingan atau penebang pohon, Perawatan dan Driver.

Adapun rekrutmen personel Bidang Jalur TA 2020, Dishut DKI Jakarta berharap, dalam proses seleksi fisik dan tertulis tersebut dapat memperoleh tenaga-tenaga yang sesuai dengan kebutuhan.

Hal ini seperti yang disampaikan Arman Santoso SP, Kepala Seksi (Kasi) Jalur Dinas Kehutanan (Dishut) DKI Jakarta mengatakan, harapannya kita mendapatkan tenaga-tenaga yang terampil dan disiplin tentunya.

“Karena kalau tidak terampil tapi tidak disiplin percuma juga, nah disitu akan kita pantau terus selama bekerja,” ujar Arman Santoso SP kepada Lapan6online.com, disela-sela kegiatan seleksi akhir.

Ia menjelaskan sikap disiplin harus dimiliki setiap calon pelamar yang ingin bekerja di Dishut DKI Jakarta.

“Katakanlah kalau petugas penopingan (penebangan pohon) yang bisa menjalankan penopingan, kalau Pamdal ya bisa menjalankan tugas pengamanan dengan cara persuasif tidak dengan kekerasan,” katanya.

“Dan untuk perawat, ya dia harus bisa melakukan perawatan baik nyapu, membabat, noping, mangkas, nanam itu harus bisa. Dan tesnya kemarin sudah dilakukan seperti itu,” pungkasnya.

Bidang Jalur khususnya menjadi salahsatu target pilihan Dinas Kehutanan DKI Jakarta, pertimbangannya adalah kawasan jalur menjadi perhatian awal public. Tentunya secara personel maupun kualitas serta kuantitas SDM harus bisa diandalkan

Komentar

Rekomendasi

Kaplres Gowa Beri Arahan Buat CASIS Terpilih

Bulukumba Di Jaga Ketat Masuk dan Pergi Wajib Periksa pada Posko Covid-19 di Perbatasan

Pangkogabwilhan I Resmikan Rumah Sakit Covid-19, Ini Fasilitasnya

Bupati Enrekang: Pejabat Sekalipun Harus Patuhi SOP Jika Melintas di Pos Siaga Covid-19

Pakai Aplikasi Zoom, Bupati Enrekang Pimpin Rapat Lintas Perangkat Desa

Dosen Farmasi Unhas Bagi 170 Paket Sembako ke Masyarakat Kurang Mampu

Peduli masyarakat, Personil Polres Gowa Kunjungi Tokoh Masyarakat Menyampaikan Informasi Isi Maklumat Kapolri Tentang Covid-19

Jajaran Polres Gowa Bagi 1.000 masker 50 Ribu Brosur.

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar