4. Mengembangkan Kebiasaan Positif
Membentuk kebiasaan berkendara yang aman, seperti memeriksa kendaraan sebelum digunakan, menjaga jarak aman, dan menghindari perilaku berkendara yang berbahaya.
5. Memupuk Kepedulian Sosial
Mendorong masyarakat untuk menjadi duta keselamatan berkendara di lingkungan mereka, sehingga mereka bisa memberi pengaruh positif bagi teman-teman dan keluarga.
“Program ini biasanya dikemas secara menarik melalui simulasi, pelatihan praktik, dan penyuluhan teori agar mudah dipahami dan diterapkan karyawan perusahaan,” ujar Habib.

- Air Mata Haru Dahlia Didepan Wasev TNI AD, Rumah Baru Penuh Makna, Suami Merantau di Kalimantan
- Warga Tolak Keputusan Menkeu Soal PSEL Tetap di Tamalanrea, demi Lingkungan dan Kesehatan
- Tim Pegasus Polres Jeneponto Berhasil Ringkus Residivis Pelaku Curas yang Sebabkan Korban Luka Berat
- Ashabul Kahfi Jabat Plt Ketua PAN Sulsel, Farah Puteri Nahlia Beri Ucapan Selamat
- Tim Wasev TNI AD Tinjau Langsung Dedikasi Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto
Lebih lanjut, Habib menyampaikan sejumlah harapan dari pihaknya terkait program safety riding Honda bagi karyawan perusahaan tersebut, diantaranya:
1. Menciptakan Generasi Pengendara yang Berbudaya Keselamatan
Membentuk generasi yang menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama dalam aktivitas sehari-hari di jalan raya.
2. Mengurangi Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan berkendara, diharapkan jumlah kecelakaan yang melibatkan remaja dapat berkurang secara signifikan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
