Astaga, Terkuak Sudah! Pelaku yang Tega Buang Muda Mudi ke Sungai Usai Ditabrak Ternyata Oknum TNI AD?

Astaga, Terkuak Sudah! Pelaku yang Tega Buang Muda Mudi ke Sungai Usai Ditabrak Ternyata Oknum TNI AD?

FR
R
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Seperti diketahui, belakangan ini publik cukup ramai memperbicangkan kasus muda mudi korban kecelakaan lalu lintas yang dibuang ke sungai.

Nah, kini akhirnya terungkap setelah dilakukan penyelidikan bahwa pelaku pembuangan dua korban malang tersebut diduga kuat adalah oknum anggota TNI AD.

Diketahui, sebelumnya Polda Jawa Barat yang melakukan penyelidikan. Namun, kini kasus itu ditangani oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) III/Siliwangi.

Ya, lantaran ditemukannya indikasi keterlibatan oknum TNI AD, Polda Jawa Barat pun melimpahkan kasus itu ke Pomdam III/Siliwangi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan pelimpahan itu merupakan koordinasi bersama TNI setelah mendapat sejumlah petunjuk terkait peristiwa kecelakaan itu hingga jasad korban ditemukan di Jawa Tengah.

“Dari semua itu, kami menyepakati bahwa perkara ini dilimpahkan ke Pomdam untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan-penyelidikan hingga menemukan apakah pelaku tersebut bagian dari TNI,” ujar Erdi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, pada Jumat ini, 24 Desember 2021, dikutip terkini.id dari Antara.

Sebagai informasi, peristiwa tabrakan itu terjadi di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu lalu, 8 Desember 2021.

Kecelakaan itu diketahui melibatkan dua orang remaja yang menjadi korban tewas, yakni Handi Saputra (16) dan Salsabila (14).

Namun, korban dikabarkan hilang setelah terlibat kecelakaan. Dua korban yang menggunakan sepeda motor jenis Suzuki FU dengan nomor polisi D 2000 RS itu diduga ditabrak oleh kendaraan lain saat hendak masuk ke Jalan Raya Nagreg.

Setelah tiga hari berlalu, aparat kepolisian dari Polda Jawa Tengah melaporkan bahwa ada penemuan jasad di kawasan Sungai Serayu pada Sabtu, 11 Desember 2021.

Mengejutkannya, dua jasad itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan para korban kecelakaan di Nagreg tersebut.

Selanjutnya, Erdi mengatakan aparat kepolisian dari Polda Jawa Barat berangkat bersama para orang tua korban untuk memastikan identitas kedua jasad tersebut.

“Dari itu semua, memang benar korban merupakan anak-anak mereka. Korban divisum, diautopsi, dan dikembalikan kepada orang tuanya untuk dimakamkan.”

Dua korban tersebut ditemukan di dua lokasi yang berbeda. Handi ditemukan di bantaran Sungai Serayu, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, sedangkan Salsabila ditemukan di kawasan muara Sungai Serayu, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dari kejadian itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari pakaian para korban yang digunakan saat kecelakaan dan satu sepeda motor milik korban.

Sementara itu, Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf Arie Trie Hedhianto mengatakan pihaknya sudah menerima pelimpahan berkas perkara tersebut dari penyidik Polresta Bandung.

Dalam perkara ini, menurutnya, Panglima Kodam III/Siliwangi telah memerintahkan Pomdam untuk melakukan penyelidikan secara intensif agar bisa segera mengungkap pelaku yang diduga menyebabkan Handi dan Salsa tewas.

“Memang kalau dilihat dari bukti permulaan dan petunjuk yang ada di TKP, diduga oknum TNI Angkatan Darat. Namun, kita tetap harus menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Pomdam III/Siliwangi.”

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.