Terkini, Makasar – Sebuah pesawat ATR 42-500 tujuan Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu 17 Januari 2026 siang.
Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai unsur di pegunungan karst di kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk membantu proses pencarian.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda, Basarnas serta tim dari Pemerintah Provinsi Sulsel ditambah 3 ambulans lengkap dengan tenaga kesehatan untuk bergerak cepat. Helikopter pencarian dan tim darat sudah menuju ke lokasi indikatif, namun masih terkendala medan yang berat dan kondisi cuaca,” ujar Gubernur Sulsel dalam keterangannya, Sabtu 17 Juni 2026.
Menurutnya, pencarian dilakukan melalui jalur udara dan darat dengan melibatkan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan setempat.
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- SERABI 2026 Jadi Ajang Grab Edukasi UMKM Perempuan Kelola Bisnis Anti Boncos
- Melayani Tanpa Batas Waktu, Disdukcapil Jeneponto Buka Layanan di Hari Libur, Terbitkan 119 Dokumen
- Korban Penganiayaan di Tamalatea Terbaring Lemas, Diduga Pelaku Lebih dari 1 Orang, Kapolsek Bilang ini
- Kuliah Umum Prodi MHU UIN Alauddin Makassar Hadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI
Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami mengajak kepada semua warga untuk mendoakan yang terbaik dan bersabar. Ada penemuan serpihan sebagai petunjuk dalam pencarian dari warga tapi kita tetap menunggu informasi resmi dari tim SAR. Harap semua bersabar,” tambahnya.
Hingga Sabtu sore, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir hilangnya kontak pesawat. Cuaca berkabut dan kondisi geografis yang didominasi pegunungan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.
Pihak Basarnas menyatakan bahwa setiap perkembangan terbaru akan segera disampaikan secara resmi kepada publik. Masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kepanikan.
Proses pencarian akan terus dilanjutkan dengan penambahan personel serta optimalisasi peralatan, seiring dengan membaiknya kondisi cuaca.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
