Baliho IAS Banyak Dirusak, Deng Ancu Bersyukur: Ada Yang Galau Lihat Elektabilitasnya

Baliho IAS Banyak Dirusak, Deng Ancu Bersyukur: Ada Yang Galau Lihat Elektabilitasnya

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id – Perusakan sejumlah tanda gambar kandidat bakal calon gubernur Sulsel dari Partai Golkar, Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS), ditanggapi santai Syamsul Bachri Sirajuddin.

Kakak kandung IAS yang akrab disapa Deng Ancu itu menegaskan, aksi perusakan itu mengindikasikan ada yang galau dengan pergerakan politik adiknya, yang dikenal luas dengan tagline GubernurKu itu.

“Paling yang lakukan itu sedang galau. Mungkin kaget dengan positioning elektabilitas IAS yang dalam dua tahun terakhir tidak berhenti bersosialisasi keliling Sulsel,” tegas Deng Ancu, di Makassar, Sabtu malam, 20 April 2024.

Presiden Batu Putih Siyndicate itu mengaku enggan menduga-duga apalagi mencurigai siapa dalang di balik perusakan itu.

“Apalagi, sejak menegaskan diri siap maju di Pilgub, kami memang mengambil posisi tidak konfrontatif dengan kandidat manapun. Itu anjuran survei internal kami pada awal 2023 lalu. Jadi, untuk apa mencurigai apalagi menuduh. IAS sampai saat ini belum punya musuh terkait perhelatan pilgub ini,” sambung sosok yang dikenal sebagai King Maker itu.

Baca Juga

IAS sejauh ini memang terbilang fokus mendongkrak elektabilitas lewat roadshow berkelanjutan keliling Sulsel. Komunikasi dengan sejumlah figur yang disebut-sebut juga akan maju pada pilgub mendatang juga terjaga dengan baik.

“Dengan Pak Amran dan Sudirman Sulaiman, dengan Fadil Imran, dengan Taufan Pawe, Adnan IYL, sampai dengan Danny Pomanto, komunikasi terjaga dengan baik. Kondisi ini terjaga karena memang karakter dasar IAS itu suka berteman, tidak suka punya musuh. Peribahasa ‘Tanpa Teman Kita Bukan Siapa-siapa’ yang melekat sama IAS itu jangan dianggap slogan belaka, itu karakter asli kok,” katanya lagi.

Deng Ancu memastikan aksi perusakan itu tidak akan mempengaruhi mobilitas tim yang ada di lapangan. IAS dia pastikan kuat bukan karena banyak pang baliho, tapi karena memang ada di hati rakyat.

“Jadi, untuk mereka yang galau, merasa sebrgitu menakutkan IAS sehingga harus diganggu, daya anjurkan untuk menyapa hati rakyat. Karena kekuatan IAS sebenarnya bukan karena gambar baliho yang banyak, tapi telanjur ada di hati masyarakat Sulsel,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.