Terkini.id, Jakarta – Seorang anak laki – laki bernama Fajri Saputra umur 8 tahun meninggal dunia akibat terseret banjir di Desa Seunebok Buya, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, Aceh.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur Ashadi mengatakan korban dilaporkan terseret arus banjir, Sabtu 1 Januari 2022 sekitar pukul 12.30 WIB.
Dia menuturkan, korban berjalan pulang dari keude keumuneng bersama rekannya.
“Saat itu, korban berjalan pulang dari keude Keumuneng bersama rekannya. Namun, tiba – tiba korban terpeleset ke parit hingga akhirnya terjatuh dan terseret karena derasnya arus air,” kata Ashadi dikutip dari laman Mercinews.com.
Melihat korban terjatuh dan terseret arus banjir, rekan sebayanya meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu korban. Tidak lama kemudian, warga mencari korban dan menemukannya sekitar 300 meter dari lokasinya terjatuh.
- Banjir Landa Sejumlah Wilayah Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
- Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI--RISE Indonesia
- Pemkot Makassar Terjunkan 40 Satgas Drainase Gerak Cepat Bersihkan Saluran Air di Jalan Urip dan Pettani
- Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Banjir di Bantaeng
- Cegah Banjir di Luwu, Gubernur Sulsel Gelontorkan Rp18,7 Miliar untuk Normalisasi Sungai Suli Senilai Rp18,7 Miliar
“Namun, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar Ashadi dikutip dari laman Mercinews.com.
Ashadi juga menyebut bahwa warga yang menemukan korban menyerahkannya kepada keluarga.
“Kemudian, warga yang menemukan korban menyerahkannya kepada keluarga,” kata Ashadi dikutip dari laman Mercinews.com.
Bupati Aceh Timur Hasballah begitu mendapatkan informasi langsung menuju ke rumah duka bersama unsur terkait lainnya serta menyalurkan bantuan kepada keluarga.
“Kami ingatkan masyarakat tetap siaga dan hati – hati, terutama wilayah banjir,” kata Bupati Aceh Timur Hasballah dikutip dari laman jpnn.com.
Bupati Aceh Timur Hasballah juga menuturkan kepada para orang tua untuk tidak membiarkan anak – anak bermain banjir karena dinilai berbahaya bagi keselamatannya.
“Kepada orang tua saya harap jangan biarkan anak – anak bermain banjir, karena berbahaya,” kata Bupati Aceh Timur Hasballah dikutip dari laman jpnn.com.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
