Terkini, Makassar – Di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital, Bank Sulselbar mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi, khususnya phishing dan social engineering.
Melalui kampanye edukasi kepada nasabah, Bank Sulselbar mengajak masyarakat mengenali berbagai bentuk penipuan digital agar terhindar dari kerugian finansial.
Phishing merupakan metode penipuan dengan cara menyamar sebagai pihak resmi, seperti bank atau platform e-commerce.
Pelaku biasanya mengirimkan pesan atau email berisi tautan menuju situs palsu yang tampak menyerupai situs resmi.
Tujuannya adalah untuk mencuri data sensitif korban, seperti informasi kartu kredit, PIN, atau password perbankan.
- Astra Honda Racing Team Puncaki Klasemen Tim ARRC 2026 Usai Seri Sepang
- Kredit Perbankan Tembus Rp9.135 Triliun, OJK Sebut Intermediasi Makin Solid
- Kemarau Panjang, PDAM Makassar Kerahkan 6 Pickup Distribusi Air Bersih
- Yudisium Semester Genap, 478 Mahasiswa Polbangtan Gowa Didorong Terus Tingkatkan Prestasi
- Bupati Jeneponto Tegaskan Coffee Morning Jadi Wadah Lahirkan Ide Baru untuk Kemajuan Jeneponto
Sementara itu, social engineering merupakan teknik manipulasi psikologis yang digunakan pelaku untuk mendapatkan informasi pribadi korban.

Pelaku biasanya mengaku sebagai perwakilan instansi tertentu dan menghubungi korban melalui telepon atau pesan untuk meminta data penting.
Melalui akun medsos resminya, Bank Sulselbar menegaskan bahwa nasabah harus selalu berhati-hati terhadap email atau pesan dari pihak yang tidak dikenal.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang mencurigakan serta tidak memberikan informasi pribadi kepada siapapun, termasuk kepada pihak yang mengaku dari bank.
Selain itu, nasabah juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi di ATM atau tempat umum serta menghindari penggunaan jaringan Wi-Fi publik untuk mengakses data keuangan.
“Keamanan transaksi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan literasi digital, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang merugikan,” demikian imbauan Bank Sulselbar.
Untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala atau ingin melaporkan dugaan penipuan, Bank Sulselbar juga menyediakan layanan pengaduan yang dapat diakses melalui kanal resmi bank.
Nasabah juga dapat menghubungi layanan kontak Bank Sulselbar di nomor 1500855 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Melalui edukasi ini, Bank Sulselbar berharap masyarakat semakin memahami risiko kejahatan digital dan mampu menjaga keamanan data pribadi serta transaksi keuangan mereka.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
