Banyak Umat Islam Miskin sedangkan Non Muslim Kaya Raya? JK Ungkap Penyebabnya, Sarankan Ini ke Pemerintah

Banyak Umat Islam Miskin sedangkan Non Muslim Kaya Raya? JK Ungkap Penyebabnya, Sarankan Ini ke Pemerintah

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Mantan wakil presiden Indonesia, yakni JK alias Jusuf Kalla, mengungkap penyebab kesenjangan sosial antara umat Islam dan non Muslim.

Menurutnya, ada alasan mengapa banyak umat Islam yang miskin sedangkan non Muslim justru sebaliknya alias kaya raya.

Ya, secara blak-blakan mantan wakil presiden RI tersebut memaparkan bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia adalah masyarakat miskin sehingga memberikan saran kepada Pemerintah.

Hal itu sebelumnya sudah pernah disampaikan JK, di mana menurutnya, dari sepuluh orang kaya di Indonesia, hanya satu yang beragama Islam.

Sementara itu, katanya dari 100 orang miskin, setidaknya 90 persen di antaranya beragama Islam.

Jusuf Kalla kemudian menilai bahwa itu adalah dampak dari ekonomi kerakyatan yang tidak berkembang, yang mana masalah tersebut juga merupakan satu-satunya kelemahan kegiatan ekonomi di Indonesia.

Oleh karena itu, JK menilai bahwa Pemerintah harus mampu memajukan perekonomian nasional dengan tidak menutup diri dari keberadaan mesin ekonomi berupa hukum syariah.

Jusuf Kalla sendiri telah berulang kali mengingatkan kita untuk tidak memaknai ilmu ekonomi syariah secara sempit.

Dilansir terkini.id dari kanal YouTube Masjid Istiqlal TV via Kabarbesuki pada Rabu, 20 Oktober 2021, semua kegiatan ekonomi yang tidak haram adalah halal. Kemudian, ekonomi halal apa pun berarti ekonomi syariah.

“Sama dengan pusat industri halal, semuanya halal. Mau industri minum, baju, tekstil, industri mesin semua syariah,” ujarnya.

“Jangan tutupi ekonomi ini dengan keterbatasan karena semua syariah.”

Selanjutnya, JK alias Jusuf Kalla lantas mengutip doa sapu sejagat memohon kebaikan di dunia dan akhirat.

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa kebaikan akhirat dapat diperoleh jika mendapatkan kebaikan dunia.

Sementara itu, untuk mendapatkan kebaikan dunia, ada konsep masjid sejahtera, yaitu orang yang membangun masjid, menjalankan masjid, dan menghidupkan masjid. Ketiga hal tersebut disebut saling berkaitan antara satu sama lain.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.