Bareng Bekraf, Dinas Pariwisata Palopo Gelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo, Andi Enceng SE.,M.Si

Terkini.id,Palopo – Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo menggelar pelatihan tata kelola destinasi pariwisata yang berlangsung di Aula Hotel Harapan Kota Palopo, Rabu 19 Juni 2019.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo, Andi Enceng SE.,M.Si dalam laporannya menyampaikan kegiatan pelatihan ini dihadiri 50 peserta dan dilaksanakan mulai tanggal 19 hingga 21 Juni 2019 dan menghadirkan pemateri Poltekpar dari Makassar.

Lanjut Andi Enceng, pelatihan kali ini agak berbeda beda dengan pelatihan pelatihan sebelumnya dimana untuk kegiatan pelatihan Tata Kelola pihaknya melibatkan peserta dari perwakilan masyarakat yang bermukim disekitar destinasi wisata.

“Selain memberikan pelatihan kepada masyarakat, kedepan juga akan melibatkan langsung masyrakat sekitar untuk mengelolah objek wisat yang ada di Kota Palopo,” ungkap Andi Enceng.

Lanjutnya, peserta juga melibatkan beberapa perwakilan dari unit kerja yang berkaitan dengan tata kelola destinasi. Dan Para peserta pelatihan akan diberikan materi sekaitan pengelolaan objek wisata.

“Beberapa materi yang akn diberikan diantaranya berupa Pemahaman terkait Kebijakan dalam Pengembangan dan pengelolaan Pariwisata khususnya di Kota Palopo,” jelasnya.

Selain itu beberapa materi lain juga diberikan seperti pengelolaan potensi serta daya tarik wisata, pemasaran pariwisata, pengelolaan destinasi, pariwisata berkelanjutan, dan pemahaman tentang sadar wisata dan Sapta pesona.

“Kita berharap peserta kedepannya mampu mengelola destinasi wisata dengan baik dan profesional serta dapat meningkatkan daya tarik wisatawan untuk dtang di Kota Palopo,” jelasnya.

Sementara itu, asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Taufiq S.Kep., Ners.,M.Kes, yang mewakili Walikota Palopo menyampaikan kalau saat ini sektor kepariwisataan merupakan sektor andalan dalam menunjang pembangunan nasional.

“Karena melalui sektor pariwisata dapat diperoleh beberapa manfaat seperti meningkatkan devisa negara, memperluas lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahkan Taufiq, sejalan dengan perkembangan pariwisata nasional, Pemerintah Daerah termasuk Pemerintah Kota Palopo saat ini mulai melirik pengembangan sektor yang dimkasud.

” Hal ini ditandai dengan dialokasikannya sejumlah anggaran daerah untuk pengembangan pariwisata unggulan di Kota Palopo,” tandasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini