Bareng Polres, Mahasiswa UNM Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Stunting

Delegasi ENJ UNM Gandeng Polres Selayar Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Stunting

Terkini.id,Selayar – Delegasi Ekspedisi Nusantara Jaya Universitas Negeri Makassar (ENJ UNM) 2019 dan Polres Kepulauan Selayar merangkul masyarakat untuk mengikuti program sosialisasi kesehatan.

Kegiatan bertajuk bahaya Narkoba dan Stunting ini digelar di Pulau Gusung, Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat 26 Juli 2019.

Koordinator Umum ENJ UNM 2019, Noval Kurniawan mengatakan sehubungan kegiatan ini adalah rangkaian dari Program Kerja (Proker) ENJ UNM itu sendiri. Di mana kata Noval, dalam prosesnya turut melibatkan Polres dan Pemerintah Kabupaten Selayar.

“Proker ini diselenggarakan sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat terkait bahaya dari Narkoba dan penyakit stunting,” jelasnya.

Di mana kata Noval, terkhusus untuk stunting itu sendiri adalah suatu penyakit di mana pertumbuhan fisik seseorang terhambat dibandingkan kondisi ideal pada umumnya.

“Stunting mulai terjadi pada masa kehamilan dan bayi berusia hingga dua tahun. Penyebabnya karena kurang asupan gizi,” kata Noval di lokasi kegiatan.

Lanjut, Musdalifa sebagai pemateri stunting menambahkan, selain memberikan makanan bergizi pada anak, setiap ibu juga harus rajin menimbang bayinya. Di mana untuk di Pulau Gusung sendiri kata dia, penimbangan dapat dilakukan Posyandu. Tujuannya adalah untuk mengetahui perkembangan fisik dan kesehatan bayi.

“Untuk mengetahui kondisi tinggi badan, berat badan, dan kesehatan bayi maka sudah semestinya penimbangan dilakukan sekali dalam sebulan, termasuk di antaranya memenuhi kebutuhan asi pada anak dari usia nol hingga enam bulan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kasat Polres Narkoba Kepulauan Selayar, Andi Sukmawati menuturkan bahwa edukasi terkait bahaya Narkoba sendiri penting diadakan agar masyarakat tidak salah dalam menggunakan barang haram tersebut.

Melalui sosialisasi seperti ini kata dia, juga menjadi kesempatan yang bagus untuk mempererat tali silaturahmi antara Polres dan masyarakat, khususnya yang ada di pulau-pulau.

“Tidak hanya bahaya Narkoba untuk kesehatan saja, melainkan juga menegaskan kepada warga terkait undang-undang yang mengatur tentang penyalahgunaan Narkoba itu sendiri,” tuturnya.

Pada kegiatan sosialisasi kesehatan di Pulau Gusung tersebut, hadir pula Camat Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Ahmad Yani yang turut mengapresiasi para delegasi ENJ UNM karena telah melibatkan Pemda dan Polres setempat dalam mengedukasi masyarakat sekaitan dengan bahaya Narkoba dan stunting.

“Hal ini patut untuk diapresiasi karena mahasiswa telah berhasil untuk mendatangkan pihak Polres di Pulau Gusung sehingga masyarakat pulau bisa paham akan resiko dari obat-obatan terlarang. Apalagi juga ada edukasi terkait stunting, jadi warga dapat mempersiapkan kandungannya dari usia nol agar terhindar dari penyakit stunting,” tandasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

Yuk, Nantikan Semarak BODY 2019 di Kampus UNM

Terkini.id,Makassar -  Biology Open Day (BODY) kembali dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNM pada 13 hingga 17 November 2019 mendatang.Kegiatan ini mengusung
Kampus

LKIM-PENA Unismuh Kembali Gelar PIKIR 2019

Terkini.id, Makassar - Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menyelenggarakan Pekan Ilmiah dan Kreativitas Remaja